SAMPIT.Indoborneonews.com — Suasana Toko Emas Mitra Baru yang terletak di Kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terlihat ramai dikunjungi masyarakat pada awal tahun 2026 ini. Meski harga emas mengalami fluktuasi, minat masyarakat untuk membeli emas masih tetap tinggi.
Pemilik Toko Emas Mitra Baru, H. Darsani mengatakan, pada saat ini harga emas mengalami penurunan dibandingkan minggu sebelumnya.
“Turun, fluktuasi. Kadang turun, kadang naik. Tapi kalau dibandingkan minggu lalu, turunnya sekitar Rp50.000 sampai Rp70.000,” ujarnya, Jum’at (2/1/2026).
Menurutnya, penurunan terjadi sejak akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026. Secara persentase, penurunan harga emas mencapai sekitar 2 persen untuk hampir semua jenis emas.
“Sekitar dua persenan penurunannya, hampir semua jenis emas mengalami penurunan harga,” jelasnya.
H. Darsani menyebutkan, faktor global masih menjadi pemicu utama perubahan harga emas. Situasi politik dunia yang dinamis hingga isu perang dan perdamaian mempengaruhi pergerakan harga.
“Biasanya dipicu situasi politik global. Ada yang mau damai, ada yang mau perang. Itu yang membuat emas masih bergejolak dan belum stabil,” katanya.
Meski demikian, minat beli masyarakat tetap tinggi. Pembeli tetap ramai datang ke toko untuk berinvestasi emas.
“Walaupun harga emas bergejolak, pembeli tetap ramai. Yang paling banyak dicari masih emas kadar tinggi atau 999,” ungkapnya.
Menurutnya, emas kadar tinggi tetap menjadi buruan masyarakat karena dianggap sebagai instrumen investasi paling menjanjikan.
“Biasanya karena emas kadar tinggi nilainya makin bagus untuk investasi,” tutupnya.
Berikut daftar harga emas toko Emas Mitra Baru (Update)
Emas 999 / 24K : Rp2.340.000 per gram
Emas 750 / 17K : Rp2.000.000 per gram
Emas 700 / 16K : Rp1.800.000 per gram
Emas 420 / 9 Karat : Rp1.190.000
Emas 375 / 8 Karat Rp1.080.000 (*).












