SAMPIT.Indoborneonews.com – Sekolah Menengah Atas (SMA Negeri 2) Sampit, yang terletak di Jalan Gunung Kerinci, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1446H/2026 sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter siswa di era digital, Rabu (14/1/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah baik siswa, guru, serta tenaga pendidik dengan khidmat dengan penceramah ustaz H. Asfiani dari Martapura Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Peringatan Isra Mikraj dimanfaatkan sebagai momentum refleksi keimanan, khususnya terkait pelaksanaan ibadah salat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMAN 2 Sampit, Kodarahim, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa agar tetap tangguh dan berakhlak di era digitalisasi.
“Melalui peringatan Isra Mikraj ini, kami mengajak siswa untuk merefleksikan ibadah salat yang telah dijalankan, apakah sudah benar-benar dilaksanakan dengan baik atau masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan nilai keagamaan menjadi fondasi utama agar siswa mampu menyikapi kemajuan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
“Sesuai dengan tema kegiatan, harapannya murid memiliki karakter yang tangguh di era digitalisasi, tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk hal yang positif,” tegas Kodarahim.
Ia menambahkan, SMAN 2 Sampit terus berkomitmen menyeimbangkan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter dan spiritual siswa melalui berbagai kegiatan keagamaan.
“Tidak hanya acara keagamaan muslim, namun sekolah kami juga melaksanakan kegiatan keagamaan lainnya yang juga rutin digelar untuk memperkuat karakter tangguh siswa dalam era digital,” imbuhnya.
Melalui peringatan Isra Mikraj ini, sekolah berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. (TIMRED).












