SAMPIT. Indoborneonews.com – Angin kencang menerjang kawasan Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, dan menyebabkan atap sebuah rumah yang masih dalam tahap pembangunan ambruk.
Rumah milik Basri itu diketahui masih berupa rangka bangunan tanpa dinding, hanya berdiri tiang dan atap. Kondisi bangunan yang belum kokoh membuat bagian atasnya tak mampu menahan terpaan angin kuat hingga akhirnya roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan pihak kecamatan bersama aparat desa langsung melakukan pengecekan di lokasi. “Sudah dilakukan pemantauan. Tidak ada korban jiwa dan situasi telah dipastikan aman,” ujarnya.
Camat Mentaya Hilir Selatan, Wahyudah, yang turut turun ke lapangan bersama Kepala Desa dan Ketua RT setempat, menegaskan bahwa angin bertiup sangat kencang saat kejadian. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan sebagai puting beliung.
“Bangunan masih rangka dan hanya beratap. Ketika angin kuat datang, bagian atap tidak mampu bertahan sehingga ambruk. Alhamdulillah tidak ada korban,” tegasnya.
Data BMKG Stasiun Meteorologi H. Asan Sampit mencatat, pada waktu kejadian wilayah Sampit dan sekitarnya tengah mengalami hujan ringan disertai guntur dengan kecepatan angin mencapai 26 kilometer per jam, bertiup dari arah barat.
BPBD Kotim mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Warga dengan bangunan yang belum selesai agar memastikan konstruksi kuat dan aman, guna mencegah kerusakan dan risiko kecelakaan.












