Bulog Kotim Siap Serap Hasil Panen Jagung Petani, Dorong Swasembada Pakan Ternak

SAMPIT.Indoborneonews.com – Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada jagung nasional, pihaknya memastikan siap menyerap hasil panen petani diwilayah itu.

Kepala Bulog KC Kotim, Muhammad Azwar Fuad, mengatakan Bulog berperan sebagai penyangga sekaligus jaminan pasar bagi petani, khususnya jagung yang selama ini menjadi bahan baku utama pakan ternak.

“Bulog KC Kotim mendukung upaya swasembada jagung sebagai bahan baku utama pakan ternak. Kami siap menyerap berapa pun jumlah jagung yang dihasilkan petani, tentunya dengan persyaratan yang telah ditetapkan Badan Pangan Nasional, yaitu jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen dan harga Rp6.400 per kilogram,” kata Fuad.

Hal itu disampaikannya disela kegiatan Panen Raya Serentak Kuartal IV yang digelar di Desa Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Senin (22/12/2025).

Dia menambahkan, kepastian penyerapan hasil panen ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan kepastian pasar bagi petani, serta meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Dengan adanya kepastian serapan dari Bulog, petani tidak perlu khawatir soal pasar. Kami hadir untuk memastikan hasil panen terserap dengan baik dan memberi nilai ekonomi bagi petani,” ujar Fuad

Diketahui, Panen raya tersebut digelar di lahan Desa Bajarum seluas satu hektare dan berlangsung serentak secara nasional. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025 bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan yang turut melaksanakan panen di Kabupaten Pulang Pisau.

Acara turut dihadiri Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, Wakapolres Kotim Kompol Christian Maruli Tua Siregar, Kapolsek Kota Besi Ipda Noor Iksan, Danyon B Sat Brimob Polda Kalteng, Kepala Dinas Pertanian Kotim, Kepala BPS Kotim, Forkopimca Kota Besi, para kepala desa dan lurah, serta perwakilan perusahaan dan tokoh masyarakat.

Dengan dukungan penuh Bulog, panen jagung di Kotim diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan industri pakan ternak di Kalimantan Tengah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *