Dari Digitalisasi hingga Teaching Factory, SMKN 4 Sampit Siap Cetak Guru dan Siswa Hebat

SAMPIT.Indoborneonews.com – Momentum Hari Guru Nasional (HGN) menjadi pendorong bagi SMK Negeri 4 Sampit untuk melakukan percepatan transformasi pendidikan. Kepala SMKN 4 Sampit, Rusliharyanti, menegaskan bahwa perubahan adalah keniscayaan bagi guru, terutama dalam menjawab tuntutan dunia industri yang terus berkembang.

“Tema Hari Guru Nasional tahun ini, Guru Hebat Indonesia Kuat, benar-benar menjadi refleksi kami. Artinya kami sebagai guru harus siap berubah, berinovasi, dan meningkatkan kompetensi,” ujarnya, Jum’at (28/11/2025).

Ia menegaskan bahwa menjadi guru hebat tidak bisa hanya dideklarasikan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dalam pembelajaran, peningkatan profesionalisme, hingga kemampuan beradaptasi dengan teknologi.

Rusliharyanti menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi sekolah kejuruan adalah bagaimana menyiapkan siswa agar mampu diterima dan bertahan di dunia usaha maupun dunia industri (DUDI). Disiplin siswa terutama saat melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi hal yang sangat menentukan keberlanjutan kerja sama dengan mitra industri.

“Kalau siswa tidak disiplin saat PKL, melanggar tata tertib industri, tahun berikutnya sekolah bisa ditolak dan tidak mau bekerjasama lagi. Itu tantangan berat, sehingga siswa harus disiapkan secara matang,” jelasnya.

SMKN 4 Sampit kini melakukan identifikasi sejak kelas X untuk melihat minat dan potensi siswa, apakah mereka ingin bekerja di industri atau memilih jalur wirausaha melalui PKWU.

Untuk jalur wirausaha, sekolah menyediakan dana bergulir untuk modal usaha. Produk siswa bahkan dititipkan dan dijual melalui kantin sekolah yang dikelola koperasi internal.

“Dana itu pinjaman, bukan diberikan. Tapi terbukti efektif menumbuhkan wirausaha muda. Banyak siswa sudah mengembalikan modal dan melanjutkan usahanya dengan mandiri,” tambahnya.

SMKN 4 Sampit menjadikan tahun 2026 sebagai momentum lompatan besar dalam pengembangan Teaching Factory (Tefa). Model pembelajaran khas SMK itu akan diterapkan secara maksimal, termasuk dengan penyusunan kurikulum berbasis blok mata pelajaran.

“Teaching Factory selama ini sudah ada, hanya saja belum maksimal. Tahun 2026 kami targetkan berjalan penuh sesuai aturan. Kurikulumnya sudah kami desain dan persiapkan,” terangnya.

Digitalisasi pembelajaran juga semakin kuat. Semua kelas kini dilengkapi TV interaktif bantuan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah pusat. Guru-guru telah berinovasi membuat animasi, konten pembelajaran digital, hingga integrasi dengan platform Huma Betang.

“Guru harus melek digital. Sekarang guru-guru kami sudah piawai membuat konten modern dan menyampaikan materi dengan TV interaktif,” ungkapnya.

Rusliharyanti menegaskan bahwa sekolah tidak boleh hanya mengandalkan dana BOS atau iuran orang tua. Untuk memenuhi kebutuhan pengembangan SMK yang besar, pihaknya aktif mengajukan program ke pemerintah pusat melalui aplikasi Takola.

“Untuk SMK, kebutuhan jauh lebih besar. BOS itu terbatas. Karena itu kami mencari sumber lain melalui program pusat,” tambahnya.

Salah satu capaian besar tahun ini adalah status Sekolah Pusat Keunggulan, termasuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis budidaya maggot di Jalan Sudirman KM 9. Bangunan yang sedang dalam proses pembangunan itu mampu menampung hingga satu ton sampah.

“Kami ingin menjadi pionir di Kotim dalam mengelola sampah melalui budidaya maggot. Maggot itu bisa jadi pakan ikan dan unggas. DLH sudah siap membantu, dan kami sudah FGD dengan mitra industri, termasuk yang sudah ekspor,” ujarnya.

Mengakhiri pesannya pada peringatan Hari Guru Nasional, Rusliharyanti mengajak para guru untuk terus bergerak mengikuti perkembangan zaman.

“Guru harus berubah. Kalau gurunya hebat, siswa pasti hebat, dan Indonesia akan kuat. Di SMK, tugas guru tidak hanya mengajar, tetapi menyiapkan masa depan siswa, baik di dunia kerja maupun dunia usaha,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *