SAMPIT.Indoborneonews.com – Memasuki awal bulan suci Ramadan, harga emas di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, masih terpantau stabil. Aktivitas jual beli di sejumlah toko emas belum menunjukkan lonjakan signifikan, meski pedagang memprediksi peningkatan akan terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.
Salah satu toko emas yang berada di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), yakni Toko Emas Mitra Baru, mencatat kondisi penjualan masih normal dan belum mengalami peningkatan berarti.
Pemilik toko, Muliana Sari, mengatakan harga emas saat ini masih relatif stabil dan belum berdampak besar terhadap daya beli masyarakat.
“Untuk saat ini penjualan masih stabil seperti sebelumnya, belum ada lonjakan signifikan dari pelanggan yang datang ke toko,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, harga emas saat ini untuk kadar 999 berada di kisaran Rp2.700.000 per gram. Selain itu, harga emas kadar lainnya juga masih stabil, yakni kadar 750 di kisaran Rp2.260.000 per gram, kadar 700 sebesar Rp2.110.000 per gram, kadar 420 sebesar Rp1.310.000 per gram, dan kadar 375 sebesar Rp1.220.000 per gram.
Menurutnya, stabilnya harga emas membuat aktivitas jual beli masih seimbang antara masyarakat yang membeli maupun menjual emas.
“Harga tidak terlalu mempengaruhi daya beli warga Sampit, masih seimbang antara yang jual dan beli,” tambahnya.
Meski demikian, pedagang memprediksi permintaan emas akan meningkat mendekati Hari Raya Idulfitri. Hal ini seiring tradisi masyarakat yang memanfaatkan momen Lebaran untuk membeli perhiasan maupun sebagai bentuk investasi.
“Mungkin nanti mendekati Lebaran pengunjung toko emas akan meningkat,” pungkasnya.
Pedagang juga mengingatkan bahwa harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar dan permintaan, terutama menjelang momen hari besar keagamaan seperti Idulfitri. (*)












