SAMPIT.Indoborneonews.com – Harga emas di pasaran beberapa hari terakhir terpantau fluktuatif. Meski mengalami naik turun, minat masyarakat untuk membeli maupun menjual emas di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) tetap stabil.
Pemilik Toko Emas Mitra Baru di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Muliana Sari, mengatakan bahwa harga emas sempat mengalami penurunan sekitar Rp70 ribu dari tanggal 5-6 Februari 2026.
“Kalau dibandingkan kemarin memang ada penurunan. Hari ini turun sekitar Rp70 ribuan dari harga kemarin. Tapi memang dari akhir Januari sampai awal Februari ini pergerakannya naik turun,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, pada akhir Januari 2026 harga emas sempat turun ke kisaran Rp2.600.000 per gram dari puncaknya yang sempat mencapai Rp3 jutaan. Memasuki awal Februari, harga kembali naik hingga Rp2.800.000 per gram sebelum kembali mengalami koreksi dalam beberapa hari terakhir.
“Kalau ditarik lagi ke awal Januari, harga emas itu naik dari sekitar Rp700 ribu sampai ke angka tertingginya di Rp3 juta. Jadi memang fluktuatif,” jelasnya.
Menurut Muliana, pergerakan harga emas mengikuti harga dunia dan berlaku untuk semua kadar emas. Jika harga emas murni kadar 999 naik, maka kadar lain seperti 750, 700, 420, dan 375 juga ikut naik, begitu pula sebaliknya.
“Semua mengikuti harga dunia. Kalau harga dunia naik, kita ikut naik. Kalau turun, kita juga turun,” ulasnya.
Meski harga fluktuatif, daya beli masyarakat masih terjaga. Muliana menyebut transaksi emas di tokonya masih stabil, bahkan pembelian emas kadar tinggi tetap mendominasi.
“Untuk penjualan masih stabil. Untuk kadar 999, pembeli masih lebih banyak daripada yang jual. Kalau kadar 375 atau 420, itu seimbang antara jual dan beli,” tambahnya.
Ia menambahkan, fluktuasi harga emas dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dan ekonomi global.
“Waktu harga emas naik sampai ATH itu karena pernyataan Donald Trump yang bikin gejolak ekonomi dan politik dunia. Kemarin sempat turun karena suku bunga Amerika tidak jadi dipotong. Naik lagi karena tensi konflik internasional,” terangnya.
Meski demikian, pihaknya memastikan harga emas di daerah tetap mengacu pada harga dunia dengan sedikit penyesuaian antarwilayah.
“Kalau kita sebagai pedagang mengikuti saja. Naik kita ikut naik, turun kita ikut turun. Di daerah hanya beda sedikit antar kota, tapi patokannya tetap harga dunia,” pungkasnya.
Daftar Harga Emas Toko Emas Mitra Baru (Update)
Berikut daftar harga emas terbaru di Toko Emas Mitra Baru:
Emas 999 / 24 Karat : Rp2.730.000 per gram
Emas 750 / 17 Karat : Rp2.240.000 per gram
Emas 700 / 16 Karat : Rp2.090.000 per gram
Emas 420 / 9 Karat : Rp1.310.000
Emas 375 / 8 Karat : Rp1.220.000 per gram
Emas Antam : Rp3.300.000 per gram
Emas Lokal : Rp2.760.000 per gram
UBS : Rp3.000.000 per gram
Pantauan di Toko Emas Mitra Baru menunjukkan suasana toko tetap ramai dikunjungi warga yang ingin bertransaksi emas, baik untuk investasi maupun kebutuhan lainnya. Kenaikan harga tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat untuk bertransaksi emas di Sampit. (TIMRED).












