Indoborneonews, KARAWANG – Kecelakaan beruntun melibatkan 12 kendaraan terjadi di depan lampu merah Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu pagi (29/11/2025). Sebuah truk bersumbu tiga diduga mengalami rem blong dan memicu tabrakan beruntun 12 kendaraan yang sedang berhenti.
Kasat Lantas Polres Karawang AKP Hidayat membenarkan kejadian maut yang menewaskan dua orang tersebut. Lima korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.
“Benar, telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan lebih dari 10 kendaraan. Dugaan sementara, truk mengalami rem blong,” ujar AKP Hidayat dikutip dari iNews Karawang, Sabtu (29/11/2025).
Polisi bersama warga langsung melakukan evakuasi kendaraan yang ringsek di lokasi kecelakaan. Beberapa mobil dan motor mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan samping akibat benturan keras.
Berdasarkan keterangan warga, kecelakaan bermula ketika truk dari arah Cikampek melaju kencang dan tidak dapat mengurangi kecepatan. Truk kemudian menabrak beruntun kendaraan yang berhenti di lampu merah.
“Truknya datang kencang sekali, seperti nggak bisa berhenti. Tiba-tiba langsung nyeruduk mobil-mobil yang lagi berhenti,” katanya.
Kuatnya hantaman membuat sejumlah kendaraan terpental ke badan jalan sehingga proses evakuasi berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan panjang di jalur Cikampek–Karawang sejak pagi hari.
Petugas masih mendalami penyebab kecelakaan tabrakan beruntun Cikampek dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Kronologi lengkap belum dapat dipublikasikan menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
“Sopir truk sudah kami amankan untuk diperiksa lebih lanjut,” ucapnya.
Hingga kini, penyelidikan kecelakaan tabrakan beruntun Cikampek masih berlangsung. Polisi memastikan pemeriksaan terhadap sopir truk dan analisis teknis kendaraan untuk mengetahui penyebab pasti tragedi yang menewaskan dua orang tersebut.
Sumber inews.id












