SAMPIT.Indoborneonews.com – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan kesiapan penuh dalam mendukung dan mengawal penyaluran bantuan pangan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Selain menyiapkan stok, Bulog juga memastikan proses distribusi berjalan tepat sasaran hingga ke tingkat desa.
Kepala Bulog KC Kotim, Muhammad Azwar Fuad, mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok beras premium sekitar 25 ton sebagai bagian dari paket bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
“Bulog menjadi salah satu vendor dalam program ini, khususnya untuk bantuan pangan gratis. Kami sudah menyiapkan beras premium, gula, dan minyak goreng. Untuk beras premium sendiri, stok awal yang tersedia sekitar 25 ton dan akan terus ditambah sesuai kebutuhan,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan, bantuan pangan yang disalurkan meliputi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter untuk setiap penerima. Sebagian beras premium didatangkan dari Pulau Jawa guna memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, mengingat penggilingan lokal belum mampu memproduksi beras premium dalam jumlah besar.
Menurut Azwar, Bulog tidak hanya fokus pada ketersediaan stok, tetapi juga memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga perangkat desa.
“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, pendamping sosial, serta aparat desa dan kecamatan. Keterlibatan semua pihak ini penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” katanya.
Wilayah penyaluran Bulog Kotim mencakup Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan secara penuh, serta dua kecamatan di Kabupaten Katingan, yakni Katingan Kuala dan Mendawai. Bantuan akan didistribusikan langsung ke desa-desa sesuai data penerima yang telah ditetapkan pemerintah.
Azwar menegaskan, Bulog telah berpengalaman dalam menyalurkan bantuan pangan hingga ke wilayah terpencil, sehingga optimistis penyaluran program KHBS dapat berjalan sesuai target.
“Penyaluran bantuan hingga ke desa bukan hal baru bagi Bulog. Kami sudah memiliki sistem dan jaringan distribusi yang jelas. Prinsipnya, kami siap memastikan bantuan ini tersalurkan dengan baik, tepat waktu, dan tepat sasaran,” tegasnya.
Program Kartu Huma Betang Sejahtera sendiri menargetkan ratusan ribu keluarga penerima manfaat di Kalimantan Tengah, khususnya masyarakat miskin dan rentan miskin. Selain bantuan pangan, program ini juga mencakup bantuan tunai yang disalurkan melalui rekening Bank Kalteng.
Bulog berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Dengan kesiapan stok, dukungan lintas sektor, serta sistem distribusi yang telah teruji, Bulog optimistis penyaluran bantuan pangan Kartu Huma Betang Sejahtera dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (TIMRED).












