SAMPIT.Indoborneonews.com – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperbaiki diri, memperkuat integritas, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Eddy Mashamy, mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai sarana transformasi diri, bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan.
Sebagai anggota DPRD Kotim daerah pemilihan (dapil) 3, Eddy menegaskan bahwa esensi Ramadhan harus dimaknai sebagai waktu untuk muhasabah atau evaluasi diri, terutama dalam memperbaiki moral, etika, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
“Ramadhan 1447 H adalah waktu yang tepat bagi kita semua, baik masyarakat maupun aparatur sipil, untuk merenungkan kembali tindakan kita selama setahun terakhir. Ini adalah momentum emas untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat integritas dalam berkehidupan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, semangat Ramadhan juga harus tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Sebagai komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan, Komisi I DPRD Kotim mendorong aparatur agar memberikan pelayanan yang lebih sabar, jujur, dan transparan kepada masyarakat.
Menurut Eddy, nilai-nilai puasa bukan hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi landasan untuk membangun etos kerja yang lebih baik serta meningkatkan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Selain itu, Ramadhan juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Ia menilai perbedaan pandangan yang ada harus disikapi dengan bijak dan dilebur dalam semangat kebersamaan serta saling memaafkan.
“Kami berharap, saat kita meninggalkan Ramadhan nanti, kita tidak hanya lulus dalam menahan lapar dan dahaga, tetapi juga lulus menjadi pribadi yang lebih disiplin, lebih peduli terhadap sesama, dan lebih berkomitmen dalam membangun daerah kita tercinta, Kotawaringin Timur,” pungkasnya.












