SMAN 2 Sampit Apresiasi Program Seragam Gratis Pemprov Kalteng, Bantu Ringankan Beban Siswa

SAMPIT.Indoborneonews.com– SMAN 2 Sampit menyambut positif program bantuan seragam sekolah gratis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Program ini dinilai sangat membantu siswa, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, sekaligus meringankan beban orang tua di awal tahun ajaran.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Gunung Kerinci, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), ini menjadi salah satu penerima manfaat program yang digagas oleh Gubernur Kalteng.

Kepala SMAN 2 Sampit, Kodarahim, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, bantuan seragam, sepatu, dan atribut sekolah sangat bermanfaat bagi siswa.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas program yang telah dicanangkan oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah tentang bantuan pakaian seragam bagi murid yang tidak mampu. Program ini sangat membantu dan memberikan semangat belajar bagi siswa,” ujar Kodarahim, Selasa (10/3/2026)

Ia menambahkan, program bantuan seragam gratis ini sudah dilaksanakan di SMAN 2 Sampit, dan hampir seluruh siswa telah menerima bantuan. Hanya beberapa siswa yang belum mendapatkan karena tidak hadir di sekolah karena sakit atau alasan lainnya.

Total terdapat 333 siswa yang menerima bantuan di sekolah ini, terdiri dari kelas X sebanyak 84 siswa, kelas XI sebanyak 126 siswa, dan kelas XII sebanyak 123 siswa.

Proses pendataan siswa penerima bantuan dilakukan secara cermat. Sekolah mendata siswa yang kurang mampu dengan bukti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), sekaligus mencatat ukuran seragam dan sepatu untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Bantuan ini sangat membantu siswa yang tidak mampu mendapatkan seragam, sepatu, hingga atribut seperti topi, dasi, dan ikat pinggang. Orang tua merasa terbantu, dan anak-anak lebih bersemangat dalam belajar,” jelas Kodarahim.

Pihak sekolah berharap program ini terus berjalan setiap tahun, sehingga lebih banyak siswa yang bisa merasakan manfaatnya dan memperoleh seragam baru di awal tahun ajaran.

“Kami berharap bantuan pakaian seragam ini tetap ada setiap tahun dan dapat diperoleh murid sejak awal tahun ajaran, agar manfaatnya lebih terasa bagi siswa dan orang tua,” pungkas Kodarahim. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *