SMK Negeri 4 Sampit Apresiasi Program Seragam Gratis Pemprov Kalteng, Ringankan Beban Orang Tua dan Siswa

SAMPIT, Indoborneonews.com – SMK Negeri 4 Sampit di Jalan HM Arsyad, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), menyampaikan apresiasi atas program bantuan seragam gratis dari Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Pendidikan.

Kepala SMKN 4 Sampit, Rusliharyanti, mengungkapkan program tersebut sangat membantu siswa dan orang tua, terutama dalam meringankan biaya pendidikan di awal tahun ajaran.

“Program ini sangat membantu, terutama bagi siswa kelas X yang sebelumnya harus menanggung biaya pakaian sekolah. Dengan adanya bantuan ini, mereka bisa bersekolah dengan layak tanpa membebani orang tua,” ujar Rusliharyanti, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, bantuan seragam tidak hanya diberikan kepada siswa baru, tetapi juga menyasar siswa kelas XI dan XII dari keluarga kurang mampu.

“Selain siswa kelas X, bantuan juga diberikan kepada siswa kelas XI dan XII yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jadi program ini benar-benar menyentuh siswa yang membutuhkan,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh siswa kelas X mendapatkan beberapa jenis seragam sekolah seperti baju batik, baju olahraga, serta baju praktik sesuai kebutuhan kegiatan belajar di sekolah.

“Untuk siswa yang menerima bantuan sebanyak 217 orang itu terdiri dari baju batik, baju olahraga, dan baju praktik yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, bagi siswa dari keluarga kurang mampu, bantuan yang diberikan lebih lengkap, mulai dari seragam pramuka, seragam putih abu-abu, hingga sepatu sekolah.

Rusliharyanti menyebut proses pendistribusian bantuan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari orang tua siswa. Sebelum pembagian dilakukan, pihak sekolah juga menggelar sosialisasi kepada wali murid.

“Alhamdulillah proses pembagian berjalan lancar. Sebelumnya kami juga mengundang orang tua siswa untuk sosialisasi program ini, dan mereka sangat antusias. Kualitas seragam yang diberikan juga sangat baik,” ungkapnya.

Adapun rincian bantuan yang diterima siswa di SMKN 4 Sampit meliputi, Seragam abu-abu dan kelengkapannya: 138 siswa, Seragam pramuka: 124 siswa, Sepatu sekolah: 130 siswa, Dan seragam batik dan olahraga: 217 siswa.

Pendataan penerima bantuan dilakukan secara sistematis melalui wali kelas dan diverifikasi oleh operator sekolah agar bantuan tepat sasaran.

Program seragam gratis ini telah direncanakan sejak pertengahan 2025 dan mulai direalisasikan pada awal tahun ajaran baru, sehingga manfaatnya langsung dirasakan para siswa.

“Manfaat paling nyata tentu meringankan beban orang tua. Dana yang biasanya digunakan untuk membeli seragam bisa dialihkan untuk kebutuhan pendidikan lainnya. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun,” pungkas Rusliharyanti.

Program seragam gratis ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus membantu masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *