Berita  

Tuntut Keadilan untuk Masyarakat Adat, Massa Kepung DPRD Kotim

SAMPIT.Indoborneonews.com – Ratusan massa yang tergabung dalam barisan masyarakat adat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dengan membawa semangat “Gelombang Merah” sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan yang mereka rasakan.

Dengan mengenakan atribut adat dan membentangkan sejumlah spanduk tuntutan, massa menyuarakan aspirasi agar kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat adat segera ditinjau ulang.

Mereka menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan atas keputusan yang dianggap tidak berpihak pada kepentingan masyarakat kecil.

Dalam orasinya, perwakilan massa menyampaikan bahwa tuntutan mereka bukan semata-mata persoalan administratif, melainkan menyangkut hak, martabat, dan keberlangsungan hidup masyarakat adat di wilayah tersebut.

“Kami datang untuk meminta keadilan. Jangan ada lagi kebijakan yang menzolimi masyarakat adat,” ujar salah satu orator di hadapan peserta aksi.

Massa juga mendesak pimpinan DPRD Kotim untuk memberikan klarifikasi secara terbuka terkait keputusan yang dipersoalkan. Mereka menilai transparansi dan dialog menjadi kunci agar persoalan tidak berlarut-larut dan memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Perwakilan demonstran dijadwalkan melakukan audiensi guna menyampaikan tuntutan secara langsung kepada pihak DPRD.

Masyarakat berharap, melalui aksi tersebut, suara mereka dapat didengar dan ditindaklanjuti secara bijak demi menjaga kondusivitas daerah serta memastikan hak-hak masyarakat adat tetap dihormati. (TIMRED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *