Waspada Penipuan Online, Warga Pacitan Rugi Hingga Jutaan Rupiah

PACITAN.Indoborneonews.com– Seorang warga Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, menjadi korban penipuan online hingga jutaan rupiah setelah mencoba membantu suaminya dalam kegiatan penjualan daring. Korban yang berniat baik justru terjebak modus kejahatan digital hingga harus mengalami kerugian ratusan ribu rupiah.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban mulanya dihubungi seseorang yang mengaku bisa membantu pencairan dana dalam bentuk dolar yang disebut-sebut “mengendap” di sebuah rekening. Pelaku kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang sebagai syarat untuk mencairkan dana tersebut.

“Uang yang ditransfer itu lumayan, kisaran Rp500 ribu sampai Rp700 ribu. Katanya untuk mencairkan dana yang sudah mati atau mengendap dalam bentuk dolar,” ujar Joko, sahabat korban, Senin (22/12/2025)

Setelah uang dikirim, pelaku tak lagi dapat dihubungi. Korban pun menyadari telah menjadi korban penipuan. Dari kronologi kejadian, kuat dugaan ini merupakan penipuan murni dengan narasi yang sengaja direkayasa pelaku untuk meyakinkan korban.

Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat melakukan transaksi online maupun berkomunikasi dengan pihak yang tidak dikenal. Modus penipuan seperti ini disebut semakin marak dengan berbagai pola rayuan berbeda.

“Intinya harus berhati-hati. Jika ada tawaran mencurigakan, apalagi yang menjanjikan uang, lebih baik diabaikan. Jangan mudah percaya dan segera cek kebenarannya,” tambahnya.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap kejahatan siber dan selalu memastikan keaslian akun maupun informasi sebelum melakukan transaksi finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *