General Manager Pelabuhan Cabang Bagendang dan Sampit, Akhmad Fajar, saat menyambut kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, di Pelabuhan Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur
SAMPIT, INDOBORNEONEWS – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (10/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau aktivitas operasional pelabuhan sekaligus melihat kondisi kelancaran arus pelayaran dan distribusi logistik di tengah potensi gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
General Manager Pelabuhan Cabang Bagendang dan Sampit, Akhmad Fajar, menyampaikan bahwa aktivitas operasional Pelabuhan Bagendang secara umum masih berjalan normal. Kegiatan bongkar muat peti kemas dan distribusi barang tetap berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan operasional.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Kapolres Kotawaringin Timur, Komandan Kodim 1015 Sampit, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait tersebut menjadi bagian dari koordinasi dalam mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan di wilayah Kalimantan Tengah.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi operasional Pelabuhan Bagendang yang menjadi salah satu simpul penting distribusi logistik di Kalimantan Tengah. Pelabuhan ini berperan dalam mendukung arus barang, aktivitas perdagangan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur dan wilayah sekitarnya.
“Pelindo terus memastikan kegiatan operasional pelabuhan berjalan dengan baik melalui koordinasi bersama KSOP Kelas III Sampit dan seluruh pemangku kepentingan. Kami juga terus memantau kondisi di lapangan serta mengutamakan keselamatan dan keamanan agar pelayanan kepelabuhanan dan distribusi logistik tetap berjalan optimal,” ujar Akmad Fajar.
Ia menambahkan, Pelabuhan Bagendang memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah dan perekonomian daerah. Karena itu, kelancaran kegiatan bongkar muat dan distribusi barang perlu dijaga agar rantai pasok tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Di tengah potensi kabut asap akibat karhutla, pemantauan kondisi lapangan serta koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait terus menjadi perhatian dalam mendukung kelancaran operasional. Langkah tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam setiap kegiatan kepelabuhanan.
Melalui kunjungan kerja ini, Pelindo berharap sinergi antara pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menjaga kelancaran operasional Pelabuhan Bagendang. Dengan demikian, pelabuhan dapat terus menjalankan perannya dalam mendukung distribusi logistik dan pertumbuhan perekonomian Kalimantan Tengah. (S)












