SAMPIT.Indoborneonews.com– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghadiri kegiatan buka puasa bersama anak yatim yang diselenggarakan oleh Peduli Yatim Dhuafa (PYD) Sampit, Jumat (27/2/2016), di Resto Kelakai Sampit.
Kegiatan Ramadan tersebut diikuti sebanyak 80 anak yatim yang hadir bersama keluarga pendamping masing-masing. Selain berbuka puasa bersama, anak-anak yatim juga menerima bingkisan dari PYD sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada mereka.
Wakil Ketua IV Bidang SDM Baznas Kotim, Ustaz H. Sarifuddin, hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian PYD terhadap anak yatim dan dhuafa di Sampit.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran Baznas Kotim juga untuk memperkuat sinergi dengan lembaga-lembaga sosial yang bergerak dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, termasuk PYD yang telah ditetapkan sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
PYD mengajak anak-anak yatim berbuka puasa bersama di Resto Kelakai Sampit dan memberikan bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral kepada mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak yatim dalam menjalani bulan Ramadan.
Dalam sambutannya, Ustaz Sarifuddin juga menyampaikan pentingnya tabayyun atau klarifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar, khususnya terkait isu penggunaan dana zakat.
Ia menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan dana zakat digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah tidak benar.
“Kami tegaskan itu tidak benar, itu hoax. Dana zakat akan kami salurkan kepada mustahik sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surah At-Taubah ayat 60,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dana zakat akan disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, sesuai dengan syariat Islam dan ketentuan yang berlaku.
Baznas Kotim juga mengajak masyarakat, khususnya kaum muslimin, untuk selalu melakukan tabayyun atau meminta penjelasan langsung kepada Baznas apabila terdapat informasi yang belum jelas, agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Melalui kegiatan tersebut, Baznas Kotim berharap sinergi dengan berbagai pihak, termasuk PYD sebagai UPZ, dapat terus diperkuat guna meningkatkan pelayanan dan penyaluran zakat kepada masyarakat yang berhak menerima, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah Sampit. (TIMRED)












