SAMPIT.Indoborneonews.com — Peredaran narkotika jenis sabu atau yang kerap disebut “kristal putih” kembali terungkap di wilayah Kecamatan Baamang. Seorang pria berinisial NA (22) berhasil diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotawaringin Timur (Kotim) saat melintas menggunakan sepeda motor.
Pelaku ditangkap di Jalan Cristopel Mihing, Gang Bumi Makmur, Kelurahan Baamang Hulu, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa pelaku kerap membawa dan mengedarkan sabu di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku di lokasi kejadian.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko menjelaskan, saat diamankan pelaku tengah mengendarai sepeda motor. Petugas kemudian melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh Ketua RT dan warga setempat.
“Berdasarkan informasi dari masyarakat, anggota kami melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terlapor saat melintas menggunakan sepeda motor,” ujar AKP Edy, Rabu (8/4/2026).
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 10 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Barang tersebut dibungkus dengan kertas putih dan disimpan dalam tas kecil warna hitam yang tergantung di sepeda motor pelaku.
Total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 51,00 gram sabu. Selain itu, petugas juga menyita satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan pelaku.
“Dari hasil interogasi awal, terlapor mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya dan berada dalam penguasaannya,” tambahnya.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kotim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Polres Kotim mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika di lingkungan masing-masing guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif. (Red)












