SAMPIT.Indoborneonews.com – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban terus ditunjukkan melalui langkah konkret. Salah satunya dengan menggelar razia blok hunian sebagai bagian dari deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Kamis (26/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Sampit, Hadi Prabowo dan melibatkan seluruh unsur pengamanan, mulai dari staf KPLP, kepala jaga, anggota jaga hingga CPNS. Razia dilakukan secara menyeluruh di setiap kamar hunian warga binaan dengan prosedur yang terukur, profesional, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di dalam lapas terpantau aman, tertib, dan kondusif. Petugas melakukan pemeriksaan secara detail terhadap barang-barang di dalam kamar hunian guna memastikan tidak adanya benda terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Lapas Sampit dalam meminimalisir risiko gangguan, seperti peredaran barang terlarang, penyalahgunaan fasilitas, hingga potensi pelanggaran tata tertib oleh warga binaan. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan pembinaan kedisiplinan agar warga binaan semakin patuh terhadap aturan yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani menegaskan bahwa kegiatan razia bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk keseriusan jajaran dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.
“Deteksi dini melalui razia ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keamanan tetap terjaga. Kami terus mendorong seluruh jajaran agar bekerja secara profesional, responsif, dan humanis dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi dan kekompakan seluruh petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjaga situasi tetap kondusif tidak terlepas dari kerja sama tim yang solid serta komitmen bersama dalam menjalankan tugas pengamanan.
Lebih jauh, Lapas Sampit tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga terus menguatkan program pembinaan bagi warga binaan. Melalui berbagai kegiatan pembinaan kemandirian dan kepribadian, warga binaan didorong untuk memiliki keterampilan serta kesiapan kembali ke masyarakat.
Dengan kombinasi antara penguatan pengamanan dan pembinaan berkelanjutan, Lapas Sampit berupaya menghadirkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya aman, tetapi juga produktif dan berorientasi pada perubahan positif.
Kegiatan razia ini menjadi salah satu bukti nyata kinerja Lapas Sampit dalam menjaga integritas, meningkatkan kewaspadaan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penghuni dan petugas di lingkungan lapas. (Red)












