PKB Gelar Muscab Zona III, Perkuat Konsolidasi dan Strategi Pemilu 2029

SAMPIT.indoborneonews.com– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus memperkuat konsolidasi internal dengan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Zona III di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan kekuatan partai sekaligus menjaring calon ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di sejumlah daerah.

Muscab Zona III meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat (Kobar), dan Sukamara. Forum ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kepengurusan, tetapi juga bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Ketua Panitia, Muhammad Abadi, menyampaikan bahwa Muscab bertujuan menjaring nama-nama calon Ketua DPC yang nantinya akan diproses lebih lanjut oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Untuk DPC Kotim terdapat sekitar sembilan nama yang mencalonkan diri. Lima di antaranya merupakan anggota DPRD kabupaten dari Fraksi PKB, ditambah unsur DPW, anggota DPRD provinsi, serta dari luar struktur PKB,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh peserta Muscab merupakan perwakilan dari tiap kecamatan melalui Pengurus Anak Cabang (PAC), sehingga proses penjaringan dinilai representatif.

“Hasil Muscab ini nanti akan diserahkan ke DPW dan diteruskan ke DPP. Selanjutnya akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan hingga mengerucut ke beberapa nama yang dinilai layak untuk menjadi ketua DPC,” tambahnya.

Abadi menegaskan, kader PKB diharapkan tetap menjalankan amanat partai dengan memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama dalam peningkatan ekonomi dan kepedulian terhadap tenaga kerja.

“Ke depan, yang ditekankan adalah bagaimana menyejahterakan masyarakat melalui sinergi dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa Muscab ini menjadi titik awal pergerakan partai dalam menghadapi Pemilu 2029.

“Dengan dilaksanakannya Muscab ini, maka gerak langkah pemenangan menuju Pemilu 2029 secara resmi dimulai,” ujarnya.

Ia menyebutkan, terdapat empat agenda utama dalam Muscab, yakni evaluasi kepengurusan DPC, penyusunan strategi dan program kerja, penetapan target partai, serta penguatan langkah pemenangan.
Rahmanto menegaskan bahwa kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kemenangan yang diraih nanti harus menjadi alat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya di Kalimantan Tengah,” katanya.

Ia juga mendorong kader PKB, khususnya yang duduk di legislatif, untuk lebih hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.

“Kader PKB harus hadir di tengah kesulitan masyarakat, baik petani maupun nelayan, sehingga partai ini benar-benar menjadi wadah perjuangan rakyat,” ujarnya.

Rahmanto menambahkan, para calon ketua DPC diwajibkan menyusun proposal berisi komitmen, strategi, dan program kerja yang akan menjadi dasar penilaian DPP sekaligus kontrak kinerja.

Tahapan selanjutnya akan memasuki uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dijadwalkan pada 23 April 2026. Sementara pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia direncanakan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PKB pada 22 Juli 2026 di Jakarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kotim Irawati, jajaran pengurus PKB, serta sejumlah perwakilan partai politik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *