SAMPIT.Indoborneonews.com– Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif, Pelindo Regional 3 Sampit secara konsisten melaksanakan pengawasan lapangan setiap hari guna memastikan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung operasional pelabuhan yang selamat dan lancar.
Pengawasan rutin tersebut dilaksanakan setiap pagi dengan menyusuri area operasional, mulai dari Gate In hingga dermaga. Pemeriksaan dilakukan secara langsung untuk memastikan kondisi lapangan tetap tertib serta seluruh pekerja telah siap menjalankan aktivitas sesuai prosedur keselamatan kerja yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Junior Manager Pelayanan Terminal Pelabuhan Sampit, Tri Purbo Waluyojati, melakukan pengecekan terhadap kelengkapan APD yang wajib digunakan pekerja, meliputi helm keselamatan, rompi kerja, dan sepatu safety. Penggunaan APD merupakan perlindungan dasar yang wajib dipenuhi guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja di area pelabuhan yang memiliki tingkat aktivitas tinggi.
Selain pengecekan, Junior Manager Pelayanan Terminal Pelabuhan Sampit, Tri Purbo Waluyojati, juga memberikan arahan, edukasi, dan pembinaan secara persuasif kepada pekerja yang belum disiplin dalam penggunaan APD.
Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pekerja bahwa keselamatan kerja bukan hanya kewajiban perusahaan, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh personel di lapangan.
Sebagai bentuk penegakan aturan, pekerja yang tidak mematuhi ketentuan penggunaan APD saat berada di area terbatas Pelabuhan Sampit tidak diperkenankan untuk bekerja hingga memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan seluruh aktivitas bongkar muat berjalan dengan aman tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja.
Junior Manager Pelayanan Terminal Sampit, Tri Purbo Waluyojati, menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan harian merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan berorientasi pada keselamatan.
“Keselamatan kerja tidak boleh ditawar. Melalui pengawasan rutin ini, kami ingin memastikan seluruh pekerja memahami pentingnya penggunaan APD serta membangun kedisiplinan kerja demi terciptanya operasional pelabuhan yang aman dan lancar,” ujarnya.
Pelindo Regional 3 Sampit berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di seluruh area operasional. Dengan lingkungan kerja yang aman dan tertib, perusahaan optimistis pelayanan kepada pengguna jasa dapat berjalan optimal, profesional, dan berkelanjutan. (Red)












