SMKN 3 Sampit Perkuat Karakter dan Keterampilan Siswa, Lulusan Siap Kerja dan Berdaya Saing

SAMPIT.Indoborneonews.com – SMK Negeri 3 Sampit terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter sekaligus keterampilan kejuruan siswa agar siap bersaing di dunia kerja. Sekolah ini berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda, Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala sekolah, Lismayani, menyampaikan bahwa pihaknya fokus mengembangkan lima program keahlian yang dimiliki sekolah, yakni Teknik Sepeda Motor, Akuntansi, Tata Boga, Tata Busana, dan Desain Komunikasi Visual.

“Sebagai sekolah kejuruan, kami menekankan pada praktik sesuai jurusan masing-masing. Harapannya, siswa lulus dengan keterampilan yang benar-benar siap digunakan di dunia kerja sesuai potensi mereka,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Selain pembelajaran kejuruan, SMKN 3 Sampit juga aktif membangun karakter siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan penerapan kebiasaan positif. Program ini selaras dengan kebijakan pemerintah dalam menanamkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, seperti disiplin waktu, pola hidup sehat, dan semangat beraktivitas.

Untuk meningkatkan kepercayaan diri, siswa juga didorong mengikuti berbagai ajang lomba. Hasilnya, prestasi pun terus diraih, termasuk keberhasilan meraih juara dalam ajang seni tingkat daerah.

“Yang terpenting bagi kami bukan hanya hasil, tetapi bagaimana siswa berani tampil dan memiliki pengalaman berkompetisi. Itu yang membentuk mental dan karakter mereka,” tambahnya.

Dalam membangun sikap kerja dan etika, peran guru diperkuat melalui sistem pembinaan terpadu. Setiap guru tidak hanya menjadi wali kelas, tetapi juga berperan sebagai guru wali yang membimbing siswa lintas tingkat.

Melalui pendekatan ini, perkembangan akademik maupun karakter siswa dipantau secara rutin dan dilaporkan kepada orang tua. Komunikasi yang terjalin baik antara sekolah dan keluarga menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan pendidikan.

Tak hanya itu, sekolah juga aktif menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan industri. Banyak siswa yang telah direkrut bekerja bahkan sebelum lulus, terutama melalui program praktik kerja lapangan (PKL).

Beberapa lulusan diketahui bekerja di berbagai sektor, mulai dari bengkel otomotif hingga industri perhotelan dan jasa. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan SMKN 3 Sampit mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja.

“Kami terus mengarahkan siswa agar magang di perusahaan yang memiliki peluang rekrutmen. Dengan begitu, setelah lulus mereka bisa langsung bekerja,” jelasnya.

Di akhir, pihak sekolah mengajak orang tua untuk terus berperan aktif dalam mendampingi pendidikan anak, sehingga pembentukan karakter dan keterampilan dapat berjalan optimal.

Dengan sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua, SMKN 3 Sampit optimistis mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *