FLS3N dan O2SN Kotim 2026 Resmi Digelar, MKKS SMK Kotim Dorong Seleksi Transparan dan Berintegritas

SAMPIT.Indoborneonews.com– Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMA/SMK/MA sederajat tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2026 resmi digelar di SMAN 3 Sampit, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik di bidang seni, sastra, dan olahraga, sekaligus sebagai proses seleksi untuk menentukan peserta yang akan mewakili Kotim ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah hingga nasional.

Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMK Kabupaten Kotawaringin Timur, Ahmad Arifin, menegaskan pentingnya pelaksanaan kegiatan yang berjalan secara transparan, objektif, dan berintegritas dalam proses penilaian.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar serta menghasilkan peserta terbaik yang layak mewakili daerah pada ajang yang lebih tinggi.

“Kita berharap semua berlangsung lancar, transparan, dan memberikan rekomendasi kepada yang terbaik untuk mewakili Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak hanya berfokus pada hasil akhir lomba. Arifin menyampaikan bahwa setiap proses dalam perlombaan memiliki nilai pembelajaran yang penting bagi peserta didik.

“Ketika kalian belum menjadi juara dalam perlombaan, tetapi kalian tetaplah seorang pemenang. Pemenang sejati adalah mereka yang mampu belajar dari setiap hasil yang diraih, baik itu kegagalan maupun keberhasilan.” ujarnya.

Penyelenggara FLS3N dan O2SN Kotim ditandai dengan pemukulan gong oleh
Kepala Disdik Kotim Yolanda Lonita Fenisia didampingi pihak terkait sebagai tanda dibukanya kegiatan FLS3N dan O2SN tingkat kabupaten di Lapangan SMAN 3 sampit.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia, menyampaikan bahwa FLS3N dan O2SN memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang kreatif, disiplin, berdaya saing, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter di luar pembelajaran akademik.

“Ajang ini tidak hanya mencari yang terbaik, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang kreatif, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Yolanda juga berpesan agar seluruh peserta dapat tampil percaya diri, menjaga semangat kompetisi yang sehat, serta menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk pengembangan diri dan masa depan.

Dengan terselenggaranya FLS3N dan O2SN tahun 2026 ini, diharapkan lahir peserta-peserta terbaik dari Kotawaringin Timur yang tidak hanya unggul di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *