Kepala Desa Sei Ubar Mandiri, Andreka Setiadi, berfoto bersama tim voli putra dan putri, usai penutupan open Tournament Ubar Cup II 2026 di Desa Sei Ubar Mandiri, Cempaga Hulu, Kotim
SAMPIT.INDOBORNEONEWS – Semangat olahraga dan kebersamaan masyarakat mewarnai pelaksanaan Open Tournament Ubar Cup II 2026 di Desa Sei Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Berlangsung pada 1–11 Oktober 2026, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan antartim, tetapi juga wujud komitmen desa dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, berprestasi, dan mengembangkan bakat di bidang olahraga.
Antusiasme peserta dan masyarakat menjadi warna tersendiri dalam turnamen tersebut. Tim-tim dari sejumlah desa di Kecamatan Cempaga Hulu, Kecamatan Cempaga, hingga Kecamatan Telawang turut ambil bagian. Kehadiran para pemain, suporter, dan warga dari berbagai wilayah membuat suasana pertandingan semakin semarak.
Kepala Desa Sei Ubar Mandiri, Andreka Setiadi, mengatakan Ubar Cup merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, turnamen ini terus mendapat sambutan positif dari masyarakat. Setiap penyelenggaraan, jumlah peserta dapat mencapai 30 tim putra dan putri. Hal tersebut menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap olahraga sekaligus dukungan masyarakat terhadap kegiatan positif di desa.
“Antusiasme setiap tahun luar biasa, baik dari tim peserta maupun masyarakat yang datang menonton. Bahkan, warga dan suporter dari desa-desa lain juga ikut hadir untuk menyaksikan pertandingan di Desa Sei Ubar Mandiri,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).
Bagi Andreka, tingginya partisipasi tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama kalangan pemuda dan pelajar. Melalui olahraga, generasi muda tidak hanya belajar meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, serta semangat pantang menyerah.
Ia berharap turnamen ini dapat menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet lokal, khususnya cabang olahraga bola voli putra maupun putri. Potensi yang tumbuh dari desa diharapkan memiliki kesempatan untuk terus berkembang hingga mampu bersaing di tingkat kecamatan bahkan kabupaten.
“Kami berharap melalui kegiatan ini muncul bibit-bibit atlet bola voli yang bisa dibina sejak dini. Mudah-mudahan pemuda dan pemudi Desa Sei Ubar Mandiri nantinya mampu menunjukkan prestasi dan membawa nama desa dalam berbagai kompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Komitmen tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan Ubar Cup II. Pemerintah Desa Sei Ubar Mandiri berencana kembali menggelar Open Tournament Ubar Cup III pada 2027 sebagai kelanjutan dari agenda olahraga tahunan yang telah berjalan. Keberlanjutan turnamen ini diharapkan mampu menjaga gairah olahraga di tengah masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus berlatih dan mengukur kemampuan melalui kompetisi yang sehat.
Persaingan antartim dalam Ubar Cup II 2026 akhirnya menghasilkan para juara dari kategori putra dan putri. Pada kategori putra, Luxsuri Pundu berhasil menempati posisi pertama, disusul Ubar A sebagai juara kedua, Ubar B di posisi ketiga, dan Citra Bintang Mentaya sebagai juara keempat. Sementara itu, kategori putri menempatkan BTS Bukit Raya sebagai juara pertama. Putri Pundu meraih posisi kedua, Putri Sudan di peringkat ketiga, dan Putri Borneo menempati posisi keempat.
Hasil tersebut menjadi kebanggaan bagi para pemenang sekaligus diharapkan memacu tim lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kembali berkompetisi pada kesempatan berikutnya. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, turnamen ini juga menjadi ruang pertemuan bagi pemain dan masyarakat dari berbagai wilayah untuk mempererat persaudaraan, memperluas pergaulan, serta membangun kebersamaan melalui kegiatan positif.
Sebelum mencapai puncaknya melalui turnamen bola voli, Pemerintah Desa Sei Ubar Mandiri juga menggelar berbagai perlombaan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Beragam kegiatan seperti tarik tambang, sepak bola dangdut putri, panjat pinang, dan perlombaan lainnya turut menyemarakkan perayaan sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan kekompakan, serta memperkuat kebersamaan antarwarga.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan semangat gotong royong masyarakat yang terus terjaga. Perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan dan menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat Desa Sei Ubar Mandiri.
Melalui Ubar Cup II dan berbagai kegiatan kemasyarakatan tersebut, Desa Sei Ubar Mandiri menunjukkan bahwa inisiatif dari tingkat desa mampu menghadirkan ruang positif bagi generasi muda sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga. Dengan dukungan masyarakat dan keberlanjutan kegiatan, turnamen ini diharapkan terus berkembang sebagai wadah pembinaan olahraga, melahirkan atlet-atlet potensial, serta membawa nama Desa Sei Ubar Mandiri dan Kabupaten Kotawaringin Timur ke tingkat yang lebih tinggi. (S)












