DPW Laskar Banjar Borneo Resmi Dikukuhkan di Samarinda, Kuatkan Persatuan dan Kekumpakan

Pengukuhan LBB DPW Samarinda resmi dikukuhkan langsung oleh Ketua DPP dengan penuh keakraban dan khidmat.

SAMARINDA, Indoborneo News – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Laskar Banjar Borneo (LBB) beserta jajaran pengurus pusat menghadiri agenda Pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Laskar Banjar Borneo Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Guru Udin Samarinda, para tokoh masyarakat, tokoh adat, unsur pemerintah daerah, tamu undangan, serta seluruh anggota dan simpatisan Laskar Banjar Borneo. Kehadiran Ketua Umum DPP LBB menjadi bentuk dukungan penuh terhadap penguatan organisasi di tingkat daerah, khususnya di Kota Samarinda.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Laskar Banjar Borneo, Iwan, menyampaikan pentingnya menjaga persatuan, kekompakan, dan nilai-nilai budaya Banjar sebagai identitas yang harus terus dilestarikan di tengah perkembangan zaman.

Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dikukuhkan untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Kehadiran Tokoh agama (Pakaian Putih) Guru Udin Samarinda.

“Laskar Banjar Borneo harus menjadi organisasi yang mampu menjaga silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengurus yang telah dikukuhkan hari ini diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan menjaga nama baik organisasi,” ujarnya.

Prosesi pengukuhan berlangsung secara resmi dan penuh khidmat. Para pengurus DPW Kota Samarinda yang baru dikukuhkan menyatakan kesiapan mereka untuk menjalankan roda organisasi serta mendukung program-program kerja Laskar Banjar Borneo ke depan.

Selain menjadi momentum penguatan struktur organisasi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antaranggota dan memperkokoh solidaritas keluarga besar Laskar Banjar Borneo di Kalimantan Timur.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus serta tamu undangan sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga persatuan dalam bingkai budaya Banjar dan Borneo.
(Fauji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *