Jalan Sampit Langganan Banjir, Warga Keluhkan Minimnya Saluran Pembuangan

Kondisi jalan Christopel Mihing digenangi air setelah hujan Minggu (17/4) sore–malam.

SAMPIT, Indoborneo News – Warga Jalan Christopel Mihing, Kelurahan Baamang Tengah, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengeluhkan kondisi jalan yang selalu tergenang air setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Senin (18/5/2026).

Banjir di jalan itu terjadi karena tidak adanya saluran pembuangan yang memadai untuk menampung luapan air. Kondisi ini dinilai menghambat aktivitas warga maupun pelajar yang melintas.

Seorang warga, Arul (55), menyampaikan keprihatinannya karena masalah tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Menurutnya, setiap musim hujan jalan di kawasan itu selalu tergenang dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Banjir ini bukan baru terjadi sekarang, sudah beberapa tahun jalan ini selalu tergenang air. Tapi belum ada langkah dari dinas terkait untuk mencari solusi agar air tidak meluap dan mengganggu warga,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan memperbaiki sistem drainase di kawasan tersebut.

Lalu, mereka meminta adanya solusi permanen agar genangan air tidak lagi menjadi langganan setiap hujan turun.

“Bagi pengendara mobil maupun motor, apabila melintas jalan yang tergenang air, agar mengurangi kecepatan dan berhati-hati,“ pungkasnya.
(Fauji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *