SAMPIT.Indoborneonews.com – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit melalui pelaksanaan razia rutin di lingkungan hunian warga binaan, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan sekaligus bentuk keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang.
Razia yang digelar jajaran petugas Lapas Kelas IIB Sampit itu menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan. Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan berbagai barang yang tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku di dalam lapas.
Barang-barang yang berhasil diamankan di antaranya senjata tajam rakitan, charger, kabel, hingga power bank. Seluruh barang hasil razia langsung disita petugas untuk kemudian dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhamad Yani menegaskan bahwa kegiatan razia rutin merupakan langkah preventif yang terus dilakukan guna memastikan situasi lapas tetap kondusif dan aman.
Menurutnya, pengawasan secara berkala menjadi bagian penting dalam meningkatkan disiplin serta mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
“Razia rutin ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Kami tidak akan memberi ruang terhadap keberadaan barang-barang yang dilarang maupun yang dapat berpotensi mengganggu situasi keamanan,” ujar Muhamad Yani.
Ia menambahkan, pelaksanaan razia juga menjadi bagian dari implementasi instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi pelanggaran maupun gangguan keamanan di lapas dan rutan.
Dengan dilaksanakannya razia secara rutin dan berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Sampit menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih tertib, profesional, dan humanis. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata optimalnya kinerja petugas pemasyarakatan dalam menjaga lingkungan lapas tetap aman dan terkendali.
Selain menjaga stabilitas keamanan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan warga binaan agar tetap mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas. (Sg)












