SAMPIT.INDOBORNEONEWS – Bhayangkara FC (BFC) Mentaya menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu tim unggulan di Turnamen HNR Cup 2. Dalam laga bertajuk super big match babak 32 besar, BFC Mentaya sukses menundukkan MHU RDA FC dengan skor 3-1 di Stadion 29 Nopember Sampit, Kamis (18/6/2026), sekaligus memastikan langkah ke babak 16 besar.
Pertandingan yang disebut-sebut sebagai “El Clasico” HNR Cup 2 itu berlangsung dalam tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2 Indonesia menyuguhkan duel berkelas yang memikat perhatian ratusan penonton yang memadati stadion.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, MHU RDA FC mencoba mengambil kendali permainan melalui penguasaan bola. Namun, BFC Mentaya tampil disiplin dan mampu mengimbangi permainan lawan dengan organisasi pertahanan yang solid serta serangan balik cepat yang berbahaya.
Laga berlangsung keras namun tetap menarik untuk disaksikan. Beberapa pelanggaran yang terjadi memaksa wasit mengeluarkan sejumlah kartu kuning kepada pemain kedua tim. Meski saling menciptakan peluang emas, rapatnya pertahanan dan gemilangnya penampilan kedua penjaga gawang membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, BFC Mentaya tampil lebih agresif. Tim besutan Coach Fendy mulai menemukan celah di lini pertahanan MHU RDA FC dan berulang kali memberikan ancaman melalui skema serangan cepat.
Keunggulan akhirnya berhasil diraih BFC Mentaya melalui gol bunuh diri pemain MHU RDA FC. Berawal dari penetrasi pemain depan BFC Mentaya, bola yang berusaha dihalau pemain bertahan lawan justru berbelok masuk ke gawang sendiri.
Skor berubah menjadi 1-0.
Namun MHU RDA FC tidak tinggal diam. Tim berjuluk kuning itu mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan keras pemain nomor punggung 15 yang gagal dijangkau penjaga gawang BFC Mentaya.
Gol penyeimbang tersebut membuat pertandingan semakin hidup. Kedua tim saling melancarkan serangan demi mengamankan tiket menuju babak 16 besar.
Situasi semakin menegangkan ketika BFC Mentaya harus bermain dengan 10 orang setelah salah satu pemainnya menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Akan tetapi, keunggulan jumlah pemain MHU RDA FC hanya berlangsung sesaat. Beberapa menit kemudian, pemain MHU RDA FC juga harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Kedua tim pun sama-sama bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
Dalam situasi yang penuh tekanan itu, BFC Mentaya menunjukkan mental bertanding yang lebih matang. Saat laga memasuki menit-menit krusial, M. Aldo Zakaria kembali tampil sebagai pembeda.
Pemain bernomor punggung 11 tersebut melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut gawang tanpa mampu diantisipasi penjaga gawang lawan. Gol spektakuler itu membawa BFC Mentaya unggul 2-1 dan membakar semangat seluruh pemain di lapangan.
Gol tersebut sekaligus mengukuhkan Aldo Zakaria sebagai top skor sementara HNR Cup 2 dengan torehan lima gol hingga babak 32 besar.
Saat MHU RDA FC berusaha mengejar ketertinggalan di masa tambahan waktu, petaka justru datang dari lini belakang mereka sendiri. Sebuah umpan balik kepada penjaga gawang gagal dikontrol dengan sempurna dan berujung menjadi gol bunuh diri kedua.
Gol tersebut memastikan kemenangan BFC Mentaya dengan skor 3-1 sekaligus mengakhiri perlawanan sengit MHU RDA FC.
Kemenangan ini semakin menegaskan kapasitas BFC Mentaya sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perburuan gelar HNR Cup 2. Selain tampil efektif dalam memanfaatkan peluang, tim asuhan Coach Fendy juga menunjukkan karakter kuat saat menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.
Usai laga, Coach Fendy mengaku bersyukur atas hasil yang diraih anak asuhnya. Ia menilai pertandingan berlangsung sangat berat karena menghadapi salah satu tim terbaik yang tampil di turnamen tahun ini.
“Kami bersyukur bisa meraih kemenangan dan lolos ke babak 16 besar. Pertandingan berjalan sangat sengit karena kedua tim sama-sama memiliki kualitas yang bagus. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan baik dan tetap fokus hingga akhir pertandingan,” ujar Fendy.
Meski berhasil lolos, ia menegaskan timnya tidak ingin terlena dengan hasil tersebut dan akan segera melakukan evaluasi untuk menghadapi babak berikutnya.
“Untuk pertandingan selanjutnya kami harus lebih baik lagi. Kesalahan yang terjadi pada laga ini akan kami perbaiki. Siapa pun lawannya nanti wajib kami waspadai karena setiap tim di turnamen ini memiliki kualitas dan kejutan masing-masing,” tegasnya.
Hasil ini membawa BFC Mentaya melangkah mantap ke babak 16 besar HNR Cup 2. Dengan performa yang terus meningkat serta ketajaman Aldo Zakaria yang sedang berada di puncak permainan, BFC Mentaya mengirimkan sinyal kuat kepada para rival bahwa mereka siap berburu gelar juara musim ini. (SG).












