Terobosan Pendidikan! Kalteng Hadirkan Sekolah dan Kuliah Gratis, Pertama di Indonesia

SAMPIT.Indoborneonews.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghadirkan terobosan di sektor pendidikan dengan meluncurkan program sekolah gratis dan kuliah gratis yang pembiayaannya ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah provinsi. Program ini bahkan disebut sebagai yang pertama di Indonesia karena memberikan jaminan pendidikan tanpa biaya bagi peserta didik hingga jenjang perguruan tinggi.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menyampaikan bahwa peluncuran program tersebut dilakukan pada momentum bulan suci Ramadan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah di bulan Ramadan ini kita meluncurkan program-program strategis di bidang pendidikan. Ada sekolah gratis, kuliah gratis, dan juga program pendidikan vokasi. Insya Allah ini menjadi yang pertama di Indonesia karena 100 persen pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah provinsi,” ujar Reza.

Hal itu disampaikannya saat mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam kunjungan kerja di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa program sekolah gratis tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, yakni jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus. Para siswa yang telah terdaftar dalam sistem data pendidikan daerah secara otomatis dapat memperoleh manfaat dari program tersebut.

Menurutnya, bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga akan difasilitasi melalui program kuliah gratis, selama mereka masuk dalam kategori calon penerima yang telah terdata oleh pemerintah.

“Untuk jenjang pendidikan yang berada di bawah kewenangan provinsi, yaitu SMA, SMK, dan sekolah khusus, siswa yang sudah terdaftar dalam sistem DataSend akan mendapatkan program sekolah gratis. Kemudian apabila mereka ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan masih termasuk dalam calon penerima yang telah terdata, maka mereka juga dapat mengakses program kuliah gratis melalui data yang telah tercatat di DataSend,” jelasnya.

Menurut Reza, keberadaan sistem data tersebut memudahkan pemerintah dalam memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

Selain program sekolah dan kuliah gratis, pemerintah provinsi juga meluncurkan program pendidikan vokasi yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja generasi muda Kalimantan Tengah. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Reza menambahkan, momentum Ramadan juga dimanfaatkan pemerintah untuk berbagi dengan masyarakat, termasuk melalui kegiatan pasar murah bagi mahasiswa di Kota Palangka Raya sebelum rombongan bertolak melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, termasuk Sampit.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap mahasiswa sekaligus upaya membantu meringankan kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan.

Ia menegaskan bahwa berbagai program strategis tersebut merupakan bagian dari kebijakan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang berkomitmen menghadirkan kebijakan pro-rakyat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Melalui program sekolah gratis, kuliah gratis, dan pendidikan vokasi ini, kita berharap generasi muda Kalimantan Tengah memiliki kesempatan yang lebih luas untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi dan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *