Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Terbongkar, 180 Karung Diamankan di Kotim

SAMPIT.indoborneonews.com – Polres Kotawaringin Timur menggelar press release terkait pengungkapan kasus tindak pidana ekonomi berupa penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang terjadi di wilayah hukum Polsek Jaya Karya Samuda, Kamis siang (30/04/2026), di aula lobi Mapolres Kotim.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kotim, Resky Maulana Zulkarnain, didampingi Kasat Reskrim AKP Sugiharso, Kapolsek Jaya Karya IPDA Fauzi Alamsyah, serta Kasi Humas AKP Edy Wiyoko.

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa kasus ini terjadi pada 6 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan HM Arsyad Km 43, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

“Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, petugas berhasil mengamankan pelaku berinisial B Bin H (47) beserta barang bukti sebanyak 180 karung pupuk bersubsidi jenis UREA dan NPK yang diangkut menggunakan satu unit truk bernomor polisi KH 8067 FH dari Desa Kuin Permai, Kecamatan Teluk Sampit,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini perkara tersebut masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara Polsek Jaya Karya dan Satreskrim Polres Kotim dalam memberantas tindak pidana ekonomi di wilayahnya.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan mengawasi pendistribusian barang bersubsidi agar tepat sasaran kepada masyarakat Kabupaten Kotim. Hal ini juga berkaitan dengan Satgas Ketahanan Pangan dan program kebijakan pemerintah mengenai swasembada pangan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Kotim berharap dapat memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak pelanggaran yang merugikan negara dan masyarakat.

Selain itu, pihak kepolisian juga menegaskan akan terus mengembangkan kasus serta mengungkap tindak kejahatan lainnya demi menciptakan rasa aman dan mendukung keberlanjutan pembangunan di wilayah Kotawaringin Timur. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *