Semangat Hardiknas 2026, SDN 6 Mentawa Baru Hulu Gelar Upacara dengan Busana Adat dan Lomba Edukatif

SAMPIT.Indoborneonews.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 tahun 2026 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Mentawa Baru Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah berlangsung khidmat dan penuh warna, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang diikuti seluruh warga sekolah, mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6, dewan guru, hingga komite sekolah. Uniknya, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan keberagaman budaya bangsa.

Kepala SDN 6 Mentawa Baru Hulu, Kirno, S.Pd, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Upacara hari ini kami laksanakan sesuai edaran dari dinas, dengan mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Pesertanya seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun komite,” ujarnya.

Ia menambahkan, peringatan Hardiknas tahun ini dimaknai sebagai momentum penting untuk meneladani sosok Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara, terutama dalam menanamkan nilai-nilai keteladanan, sikap, dan semangat pendidikan.

“Kami memaknai Hari Pendidikan Nasional sebagai hari yang istimewa dan bersejarah. Ini menjadi momen untuk meneladani ajaran Ki Hajar Dewantara, terutama semangat Tut Wuri Handayani,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Kirno juga menyampaikan pesan kepada seluruh warga sekolah agar terus meningkatkan kualitas diri, baik sebagai pendidik maupun peserta didik.

“Saya mengajak guru dan siswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas, agar SDN 6 Mentawa Baru Hulu semakin maju,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan keberagaman di lingkungan sekolah.

“Di momen ini, mari kita jaga kebersamaan, kebhinekaan, serta keragaman budaya bangsa kita,” tambahnya.

Tak kalah penting, ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi praktik perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

“Kami berharap tidak ada lagi perundungan, baik oleh siswa maupun guru. Sejauh ini sudah cukup baik dan bisa diminimalisir, dan ke depan harus semakin baik,” tandasnya.

Tak hanya upacara, peringatan Hardiknas di sekolah tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan lomba yang dilaksanakan di masing-masing kelas. Lomba tersebut meliputi mewarnai, cerdas cermat, hingga ranking satu yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan semangat belajar siswa.

Dengan semangat Hardiknas 2026, SDN 6 Mentawa Baru Hulu menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkarakter. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *