Daerah  

Warga Heboh, Jenazah Perempuan Mengapung di Pelabuhan PPM Sampit

Penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di Sungai Mentaya, Minggu (28/6).

SAMPIT, Indoborneo News – Warga sekitar Pelabuhan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di Sungai Mentaya, Minggu sore (28/6/2026).

Korban diketahui berinisial ML. Ia diduga jatuh ke sungai di kawasan Pelabuhan Taxi Air Susur Sungai, Komplek PPM, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang.

Banner Website

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko menjelaskan, anggota Satpolairud Polres Kotim yang sedang bertugas jaga menerima laporan dari warga.

“Warga memberitahukan ada mayat yang mengapung di sekitar Pelabuhan Taxi Air Susur Sungai Komplek PPM. Personel langsung menuju TKP dan berkoordinasi dengan PMI untuk mengevakuasi korban ke RSUD dr. Murdjani Sampit guna dilakukan pemeriksaan Visum et Repertum,” ungkap AKP Edy, Senin (4/8).

Di lokasi kejadian perkara, puluhan warga berkerumun menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan Polres Kotim dan tim relawan.

Berdasarkan keterangan suami korban, ML sering beraktivitas di pinggir sungai untuk mencuci peralatan makan dan mandi. Korban disebut sudah beberapa kali tercebur ke air, namun sebelumnya selalu berhasil diselamatkan suami.

“Korban mengalami rabun dan stroke ringan sehingga diduga tidak bisa menyelamatkan diri saat terjatuh,” jelas AKP Edy.

Hasil pemeriksaan visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah.

Saat ini kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penyelidikan Satpolairud Polres Kotim untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. (Fauji)

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *