Daerah  

Sambut 10 Muharram 2026: Majelis Al-Banjari di Sampit Bagikan Ribuan Bungkus Bubur Asyura Gratis

Oplus_131072
Kegiatan selalu digelar setiap tahun dalam menyambut 10 Muharram dan dibagikan secara gratis kepada warga Sampit, Kamis (25/6).

SAMPIT, Indoborneo News – Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak di Masjid Kota Al Madinatul Mubarokah atau yang akrab disapa Masjid Jelawat, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (25/6/2026) siang.

Majelis Taklim Burdah Al-Banjari dan Daalaillunnisa Al-Banjari menggelar tradisi tahunan berbagi bubur asyura gratis kepada masyarakat dalam rangka menyambut 10 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi.

Banner Website

Berbagi bubur asyura pada 10 Muharram merupakan tradisi gotong royong yang sarat makna. Bubur dimasak bersama dalam jumlah besar menggunakan puluhan bahan seperti rempah, sayur, dan daging, lalu dibagikan gratis sebagai wujud syukur dan sedekah kepada masyarakat luas.

Puluhan warga berkumpul untuk ikut ambil bagian dalam tradisi memasak dan membagikan bubur asyura tersebut.

Ketua pelaksana, H. Nana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari Grub Burdah Al-Banjari dan Daalaillunnisa Al-Banjari untuk menyambut 10 Muharram.

“Total untuk pembuatan bubur asyura berjumlah 150 kilogram beras, dan sayur-sayur yang digunakan sekitar 41 macam,” kata Nana.

Ia menyebutkan panitia menyiapkan bubur dalam kantong plastik kecil yang siap dibagikan kepada warga. Sebagian warga yang datang juga membawa tempat sendiri dari rumah.

“Untuk hitungan sementara pada siang hari, bubur yang terbagikan sekitar 4 hingga 5 ribu bungkus plastik yang sudah disiapkan panitia. Lalu, panitia yang membantu dalam kegiatan ini seluruhnya dari jamaah majelis Al-Banjari,” ucapnya.

Nana menambahkan, seluruh dana yang digunakan berasal dari dana pribadi. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan rutin Majelis Burdah Al-Banjari digelar setiap malam Jumat, sedangkan Majelis Daalaillunnisa Al-Banjari dilaksanakan siang Jumat setelah shalat Jumat.

“Semoga setiap tahun selalu bisa melaksanakan kegiatan ini. Karena pada tahun 2025 sempat tidak terlaksana, namun untuk tahun 2026 ini akhirnya bisa terlaksana kembali. Biasanya tiap tahun selalu digelar, namun 2025 kita libur,” pungkasnya.

Kegiatan ini dilakukan tidak hanya berbagi kepada sesama, namun ini merupakan tujuan utama jamaah Majelis Al-Banjari untuk memperkuat tali silaturahmi dan saling bekerjasama dalam melakukan kebaikan dengan harapan keberkahan kepada sang pencipta.

(Fauji)

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *