Cuaca Ekstrem Landa Sampit, Pohon Beringin Tumbang Timpa Kanopi Kafe di Taman Kota

SAMPIT.Indoborneonews.com – Cuaca ekstrem berupa hujan sejak sore Minggu (17/5/2026) disertai angin kencang pada Senin pagi (18/5/2026) yang melanda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali memicu insiden pohon tumbang. Sebatang pohon beringin berukuran besar di kawasan Taman Kota Sampit, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan MB Ketapang, tumbang dan menimpa bagian depan kafe Wong.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, sempat membuat panik warga sekitar setelah terdengar suara benturan keras dari arah lokasi kejadian. Sejumlah warga langsung keluar rumah dan mendatangi lokasi karena mengira terjadi bangunan roboh.

“Suara jatuhnya keras sekali. Warga langsung keluar karena dikira ada bangunan roboh, untung tidak ramai orang,” ujar Jahri, warga melintas.

Pohon tumbang tersebut menghantam bagian kanopi dan area teras kafe hingga mengalami kerusakan cukup parah. Dahan dan ranting besar juga sempat menutupi sebagian akses di depan bangunan sehingga menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan Taman Kota Sampit.

Kasi Humas Disdamkarmat Kotim, Heri Wahyudi, membenarkan ada kejadian itu, ia mengatakan dugaan sementara pohon tumbang dipicu angin kencang yang terjadi sejak pagi hari di wilayah Sampit.

“Diduga akibat angin kencang pagi tadi,” kata Heri Wahyudi saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan langsung diterjunkan ke lokasi usai menerima laporan dari warga guna melakukan penanganan dan pembersihan material pohon tumbang.

“Petugas sudah di lokasi,” tambahnya.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Saat insiden terjadi, kafe diketahui belum beroperasi sehingga area yang tertimpa pohon dalam keadaan kosong.

Cuaca ekstrem sendiri dalam beberapa hari terakhir melanda sejumlah wilayah di Kota Sampit hingga menyebabkan banjir disejumlah wilayah tersebut. Selain hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang juga dilaporkan terjadi di beberapa titik dan menyebabkan gangguan aktivitas masyarakat.

Warga berharap pemerintah dan instansi terkait melakukan pengecekan rutin terhadap pohon-pohon besar yang berada di kawasan padat aktivitas dan pinggir jalan guna mengantisipasi kejadian serupa, terlebih saat kondisi cuaca ekstrem mulai sering terjadi di Sampit. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *