SAMPIT.Indoborneonews.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 2 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, tahun 2026 dipastikan berjalan transparan, tertib, dan memudahkan masyarakat. Sekolah bersama pemerintah terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang terbuka dan profesional bagi seluruh calon peserta didik.
Kepala SMAN 2 Sampit, Kodarahim, menjelaskan bahwa seluruh proses penerimaan tahun ini dilakukan secara online sehingga masyarakat dapat mengakses layanan pendaftaran dengan lebih mudah dan efisien.
“Sudah beberapa tahun ini menggunakan sistem SPMB online. Jadi calon siswa tinggal masuk melalui link yang sudah disiapkan dinas dan mengikuti alur yang ada,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia menyebutkan, secara umum persyaratan yang harus dipersiapkan calon peserta didik meliputi batas usia, kartu keluarga atau akta kelahiran, serta surat keterangan lulus. Selain itu, terdapat syarat tambahan sesuai jalur pendaftaran yang dipilih, seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Menurut Kodarahim, sistem penerimaan yang diterapkan pemerintah saat ini dinilai semakin baik karena memberi ruang pemerataan pendidikan sekaligus membuka kesempatan luas bagi siswa berprestasi maupun keluarga kurang mampu.
Dalam pelaksanaannya, jalur afirmasi dan prestasi masing-masing memperoleh kuota minimal 30 persen. Sementara jalur domisili mendapatkan kuota sekitar 35 persen dan sisanya dialokasika untuk jalur mutasi 5 persen.
“Semua sudah diatur sesuai ketentuan. Kita mengikuti aturan yang disampaikan pemerintah dan dinas pendidikan,” katanya.
Untuk jadwal pelaksanaan, pendaftaran SPMB dibuka pada 22 hingga 25 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 29 Juni 2026, sedangkan daftar ulang berlangsung mulai 30 Juni sampai 2 Juli 2026.
Kodarahim menegaskan, pihak sekolah berkomitmen menjaga integritas selama proses penerimaan berlangsung. Ia memastikan seluruh tahapan dilaksanakan secara terbuka dan dapat diawasi bersama oleh masyarakat.
“Kami berkomitmen menjalankan aturan dengan baik. Apalagi sekarang pengawasan semakin ketat, jadi prosesnya harus benar-benar transparan,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan SPMB yang tertib dan modern ini, SMAN 2 Sampit berharap dapat menjaring siswa-siswi terbaik yang siap berprestasi dan membawa nama baik sekolah maupun daerah. (Red)












