Warga Samuda, Sampit, Kabupaten Kotim, menyampaikan keluhan adanya jalan poros provinsi rusak parah.
SAMPIT, Indoborneo News – Warga Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), mengeluhkan kerusakan parah jalan poros provinsi di sepanjang Jalan Samuda hingga Ujung Pandaran. Kondisi jalan yang rusak meresahkan warga dan pengguna jalan yang melintas.
Kerusakan jalan tersebut sempat viral di media sosial setelah diunggah berkali-kali oleh masyarakat yang melintas dengan kondisi aspal terkelupas dan kubangan yang cukup dalam dinilai sangat membahayakan pengendara.
Salah satu warga yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan kepada awak media, bahwa kerusakan jalan itu sudah lama terjadi dan menjadi pusat perhatian masyarakat.
“Kerusakan parah pada jalan tersebut membuat warga prihatin. Ini bentuk ketidakpuasan warga karena pemerintah kabupaten maupun provinsi belum merespon. Masyarakat sering memviralkan jalan itu agar dapat perhatian pemerintah, namun hasilnya tetap tidak diperbaiki,” ujarnya, Senin (1/6/2026).
baca berita lainnya
Ia berharap dengan adanya jalan rusak menjadi viral dan pemberitaan media dapat mempercepat respon pemerintah terhadap keluhan masyarakat.
“Saya sebagai warga Sampit, meminta kepada pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur maupun Pemerintah Provinsi, agar prihatin dan secepatnya memperbaiki jalan tersebut. Ini jalan lintas kabupaten dan provinsi. Kalau diabaikan, bisa terjadi kecelakaan hingga merugikan masyarakat,” jelasnya.
baca juga
Menurutnya, kondisi aspal yang terkelupas dan kubangan cukup dalam berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan dan aktivitas warga menjadi terhambat.
“Semoga para pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Daerah Kabupaten Kotim, dan DPRD Kotim, segera menindaklanjuti dan merealisasikan perbaikan. Ini demi kenyamanan masyarakat Kalimantan Tengah agar aman berlalu lintas,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah terkait rencana perbaikan jalan poros provinsi di wilayah tersebut.
(Fauji)












