SAMPIT, Indoborneo News – Kebakaran melanda kawasan pertokoan Taman Kota Sampit, Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Api menghanguskan sekitar 5 unit toko.
Kebakaran terjadi saat sebagian besar warga tengah beristirahat. Kobaran api cukup besar dan sempat membuat panik warga sekitar.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis, menyampaikan kronologis kejadian saat anggota piket Polsek Ketapang dapat informasi terjadi kebakaran langsung mendatangi di (TKP).
Ia mengatakan bahwa yang terbakar 1 bangunan Ruko ‘TOKO 88 CELL DAN GALAH PANCING’ milik AS, 1 bangunan sembako ‘Al Jannah’ milik BR, 1 bangunan sembako milik ibu ST, 1 warung makan ‘Lima Saudara’ milik AS, dan 1 warung ‘Kopi Kode Tahuta’ milik ASS. Bangunan seluruhnya berbahan bangunan beton atap seng.
“Dugaan sementara berdasarkan hasil cek TKP dan keterangan saksi, titik api berasal dari atap Warung Sembako Al Janah, milik DR. Dugaan sementara korsleting arus pendek listrik, kemudian api menjalar kebangunan roku yang berada dikanan dan kiri bangunan,“ jelas AKP Anis, Kamis (16/7).
Personel dari Polsek Ketapang menerjunkan 5 personil. Korban jiwa nihil dan kerugian materiil diperkirakan Rp. 250.000.000.
“Kasus ini tetap jadi penyelidikan Unit Reskrim Polsek Ketapang, untuk mengungkap apa penyebab kebakaran tersebut,“ pungkasnya.
Petugas yang terlibat dalam pemadaman, di antaranya Damkar Sampit, Relawan Ketapi, Relawan Masjid Jami, MPA Ketapang, Swadaya Baamang Tengah, MPA Baamang Hilir, Polsek Ketapang, PMI Sampit, Dompet Peduli, dan Perumdam Tirta Mentaya Kotim.
(Fauji)












