SAMPIT.Indoborneonews.com– SMAN 2 Sampit menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Dharmasanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948 gabungan pelajar SMA/SMK, mahasiswa, umat Hindu dan Hindu Kaharingan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang digelar di Balai Basarah Penyang Hatampung Sampit, Senin (15/6/2026).
Kepala SMAN 2 Sampit, Kodarahim mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan antarpelajar, mahasiswa, dan umat Hindu di Kotim.
“Sangat mendukung dan menyambut baik kegiatan Dharma Santi ini karena dapat menambah iman sesama umat Hindu dan mempererat tali silaturahmi pelajar, mahasiswa, serta umat Hindu Kaharingan di Kotim,” ujarnya.
Menurutnya, tema perayaan “Satu Bumi, Satu Keluarga. Nusantara Harmoni Indonesia Maju” mencerminkan pentingnya persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.
Kodarahim menilai keterlibatan pelajar dalam kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda agar memiliki kepedulian sosial, sikap toleransi, dan nilai moral yang kuat.
“Ketika pelajar, mahasiswa, dan umat Hindu duduk bersama, maka di situlah dharma akan tumbuh,” katanya.
Sementara itu, mewakili Bupati Kotim, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Wim RK Benung menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Dharmasanti yang dinilai mampu memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan generasi muda.
“Hari Raya Nyepi mengajarkan pentingnya introspeksi diri, menjaga keseimbangan hidup, serta mempererat hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam,” ungkapnya.
Kegiatan Dharmasanti tersebut diikuti pelajar SMA/SMK, mahasiswa, serta umat Hindu dan Hindu Kaharingan dari berbagai wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur. Kehadiran SMAN 2 Sampit dalam kegiatan itu menjadi bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan keagamaan dan sosial.
Selain berfokus pada pendidikan akademik, SMAN 2 Sampit juga terus mendorong siswanya aktif dalam kegiatan positif yang dapat memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan spiritual seperti Dharmasanti, para pelajar diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi muda yang berakhlak, menghargai keberagaman, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai ruang pembinaan generasi muda agar lebih dekat dengan nilai agama, mempererat hubungan antarpelajar, dan menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur. (Sg).












