Daerah  

Upacara HUT Bhayangkara ke-80: Delapan Dekade Mengabdi, Polres Kotim Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat

Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan haru di Mapolres Kotawaringin Timur, Rabu (1/7).

SAMPIT, Indoborneo News – Polres Kotawaringin Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 secara khidmat di halaman Mapolres Kotim, Rabu (1/7/2026).

Upacara yang mengusung tema nasional “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” ini dihadiri jajaran Forkopimda Kotim, pejabat TNI-Polri, serta tokoh masyarakat.

Banner Website

Turut hadir diantaranya Bupati Kotawaringin Timur yang diwakili Wakil Bupati, Sekda Kab. Kotim, Ketua DPRD Kab. Kotim, Kepala Kejaksaan Negeri Kotim, Ketua Pengadilan Negeri Sampit, Dirpolairud Polda Kalteng, Dandim 1015 Sampit, Danyonif TP 923/Mentaya, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalteng atau yang mewakili, Danden Pom 22/01 Sampit, Wakapolres Kotim, para PJU Polres Kotim, Ketua Bhayangkari Cabang Kotim beserta pengurus, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain membacakan amanat Presiden Republik Indonesia pada Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan selamat, rasa bangga, serta apresiasi tertinggi kepada seluruh keluarga besar Polri atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional dan tanpa lelah.

“Tema 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat mengandung makna bahwa seluruh perjalanan pengabdian Polri bermuara pada satu tujuan luhur, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini berarti seluruh pengabdian Polri diarahkan untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” demikian bunyi amanat Presiden yang dibacakan Kapolres.

Presiden juga menekankan, Polri harus mampu mencerminkan kesigapan, ketegasan, dan profesionalisme dengan fokus pada pelayanan yang responsif dan berorientasi langsung kepada masyarakat. Di tengah dinamika geopolitik global seperti rivalitas kekuatan besar, perang siber, kejahatan transnasional, hingga ketidakpastian ekonomi dunia, Polri dituntut bergerak secara prediktif dan adaptif, bukan lagi reaktif.

Lebih lanjut, Presiden menyoroti peran Polri dalam mengawal program strategis nasional. Mulai dari dukungan Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan 1.179 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dari target 1.500 unit, optimalisasi lahan jagung seluas 651.196 hektare yang mendongkrak produksi jagung nasional 9%, penegakan hukum terhadap narkoba, penyelundupan dan judi online, hingga pembangunan 10.905 unit hunian bagi personel Polri dan masyarakat.

“Dengan telah disahkannya Undang-Undang Polri yang baru, hendaknya dapat menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri untuk melakukan pembenahan, baik secara internal maupun operasional, guna menjawab dinamika perkembangan zaman dan tuntutan publik,” tegas Presiden dalam amanat.

Menutup amanat, Presiden memerintahkan seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks ke depan.

Usai upacara, Kapolres Kotim juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah personel yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas serta meraih juara perlombaan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan syukuran, pemotongan tumpeng, dan ramah tamah bersama Forkopimda Kotim, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
(Fauji)

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *