Pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan dan selanjutnya petugas akan menindaklanjuti kejadian tersebut.
KAPUAS, Indoborneo News – Tega seorang anak kandung bacok ayah sendiri hingga meninggal dunia (tewas). Tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Pujon Seberang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), pada Jumat tanggal 10 Juli 2026 sekitar pukul 05.00 WIB.
Atas kejadian tersebut, warga sekaligus merupakan ipar korban berinisial NA (61) langsung melaporkan pelaku berinisial J alias Latin (28) ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, menyampaikan bahwa kejadian pembacokan yang terjadi di Kapuas yang mengakibatkan korban NA meninggal dunia. Ia juga mengatakan bahwa keributan yang terjadi antara pelaku dan korban sudah sering terjadi.
“Awalnya pelapor mendengar suara keributan antara pelaku dan korban yang merupakan mertua pelapor, namun dibiarkan oleh pelapor, karena sudah biasa mendengar pelaku ribut dengan orang tuanya yaitu korban,“ kata AKBP Gede, Sabtu (11/7).
Lalu, setelah mendengar suara teriakan dari tetangga seberang rumah kemudian pelapor keluar rumah dan melihat Korban sudah tergeletak di kolong depan rumah.
“Korban mengalami luka bacok di leher bagian belakang, luka bacok di punggung dan lutut korban, kemudian pelapor menyampaikan kejadian tersebut kepada saksi, yang kemudian meneruskan kejadian tersebut ke Polsek Kapuas Tengah guna proses lebih lanjut,“ jelas AKBP Gede.
Dari kejadian tersebut, anggota Polsek Kapuas berhasil mengamankan 1 bilah senjata tajam jenis parang dengan gagang yang terbuat dari kayu, yang masih ada bekas darah beserta kumpang (sarung) parang yang terbuat dari kayu.
Atas kejadian tersebut, pelaku akan disangkakan Tindak Pidana Pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 458 KUHPidana. Dari kejadian ini petugas akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pembacokan.
Kapolres Kapuas juga mengatakan komitmennya selalu menjaga kamtibmas diwilayah Kabupaten Kapuas agar menjadi Kapuas yang aman dan kondusif setiap aktivitas yang dilakukan masyarakat.
(Fauji)












