Harga Emas di Kotim Turun Tipis, Minat Investasi Masyarakat Tetap Tinggi

SAMPIT.INDOBORNEONEWS – Pergerakan harga emas pada awal pekan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menunjukkan penurunan tipis setelah sempat mengalami kenaikan pada akhir pekan. Meski demikian, minat masyarakat untuk membeli emas, baik dalam bentuk perhiasan maupun logam mulia, masih terpantau kuat dan menjadi sinyal bahwa emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang aman di tengah dinamika ekonomi.

Pemilik Toko Emas Mitra Baru, Kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Muliana Sari, mengatakan harga emas di tokonya turun sekitar Rp10 ribu per gram pada Senin (13/7/2026). Namun, penurunan tersebut tidak membuat masyarakat menahan pembelian.

Banner Website

“Penjualan emas masih stabil. Bahkan di awal bulan ini lebih banyak masyarakat yang membeli dibandingkan menjual,” ujar Muliana.

Fenomena tersebut mencerminkan tren yang juga terlihat di berbagai daerah, yakni meningkatnya pembelian emas setelah periode pengeluaran besar untuk kebutuhan sekolah. Pada masa libur sekolah sebelumnya, transaksi pembelian dan penjualan cenderung berimbang karena banyak keluarga yang menjual emas untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

“Kalau sebelumnya sekitar 50 persen beli dan 50 persen jual. Banyak yang menjual untuk biaya sekolah. Sekarang setelah sekolah mulai masuk, pembeli kembali meningkat,” katanya.

Pelaku usaha emas menilai masyarakat masih menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi paling diminati. Stabilitas permintaan dinilai menjadi indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap emas belum berubah, meskipun harga mengalami fluktuasi harian.

“Pasarnya masih stabil. Orang yang membeli masih banyak sehingga investasi emas tetap menjadi pilihan masyarakat,” ungkap Muliana.

Dari sisi produk, emas kadar tinggi atau emas 999 disebut menjadi primadona. Menurut Muliana, tingginya minat masyarakat terhadap emas kadar tua tidak lagi hanya didorong faktor investasi, tetapi juga karena desain perhiasannya kini mengikuti tren modern.

“Model emas 99 sekarang sudah mengikuti model emas muda yang sedang tren, jadi banyak yang memilih kadar tua,” jelasnya.

Sementara untuk jenis perhiasan, cincin menjadi produk dengan penjualan tertinggi. Selain memiliki banyak pilihan model, cincin dinilai lebih praktis digunakan dan lebih awet dibandingkan beberapa jenis perhiasan lain.

Di Toko Emas Mitra Baru, harga emas pada Senin (13/7/2026) tercatat sebagai berikut:
Emas 999: Rp2.370.000 per gram
Emas 750: Rp2.000.000 per gram
Emas 700: Rp1.830.000 per gram
Emas 420: Rp1.130.000 per gram
Emas 375: Rp1.090.000 per gram
Sedangkan harga logam mulia bersertifikat dipatok sekitar Rp2.700.000 per gram.

Dia optimistis tren pembelian emas akan tetap positif dalam beberapa bulan ke depan. Selain sebagai perhiasan, emas dinilai semakin kuat posisinya sebagai instrumen investasi rumah tangga.

Pada kesempatan itu, Selain menjaga kualitas produk dan mengikuti perkembangan tren perhiasan, Toko Emas Mitra Baru juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Peningkatan kenyamanan, kecepatan transaksi, keramahan dalam melayani, hingga memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan menjadi bagian dari upaya Mitra Baru menjaga kepercayaan masyarakat.

Dengan dukungan empat gerai yang berada di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Toko Emas Mitra Baru terus hadir untuk memudahkan masyarakat mendapatkan produk emas sesuai kebutuhan, baik untuk perhiasan maupun sebagai pilihan investasi jangka panjang. (Sg)

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *