SAMPIT.Indoborneonews.com – Pergerakan harga emas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam sepekan terakhir terpantau relatif stabil. Meski pada penutupan akhir pekan, tepatnya Jumat (6/6/2026), sempat terjadi penurunan tipis dibanding hari sebelumnya, secara umum harga emas sepanjang Senin hingga Jumat berada dalam kondisi stabil tanpa fluktuasi tajam.
Pemilik Toko Emas Mitra Baru di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Atika, menyebut pola pergerakan harga emas dalam satu pekan terakhir masih dalam batas wajar. Menurutnya, perubahan harga yang terjadi hanya bersifat koreksi kecil dan tidak memengaruhi minat transaksi masyarakat.
“Kalau minggu ini bisa dibilang stabil. Memang di Jumat ada sedikit penurunan dari hari sebelumnya, tapi dari awal pekan sampai Jumat relatif sama saja. Jadi secara garis besar masih stabil,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Ia menambahkan, kondisi harga pada pekan sebelumnya juga tidak jauh berbeda. Pergerakan emas masih dalam pola naik turun tipis yang saling mengimbangi sehingga tidak terjadi lonjakan maupun penurunan signifikan.
“Pekan sebelumnya juga begitu, kadang naik sedikit, turun sedikit, lalu stabil lagi. Jadi dalam 1–2 minggu ini memang pergerakannya cenderung normal saja,” tambahnya.
Dari sisi transaksi, Toko Emas Mitra Baru mencatat peningkatan aktivitas pembelian di awal bulan. Kondisi ini dipengaruhi meningkatnya daya beli masyarakat yang baru menerima pemasukan rutin, serta kebutuhan menjelang tahun ajaran baru.
Menurut Atika, pada periode awal bulan, transaksi didominasi oleh pembeli dengan kisaran sekitar 70 persen, sedangkan penjual sekitar 30 persen.
“Kalau awal bulan seperti ini memang lebih banyak pembeli. Sekitar 70 persen pembeli dan 30 persen penjual. Banyak yang beli untuk simpanan atau kebutuhan keluarga, termasuk biaya sekolah,” jelasnya.
Ia juga menyebut, sebagian masyarakat datang untuk menjual emas karena kebutuhan mendesak seperti pembayaran pendidikan, pendaftaran anak, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya. Namun secara umum, tren saat ini masih didominasi pembelian.
Selain faktor harga, tingginya aktivitas di Toko Emas Mitra Baru juga didukung oleh kepercayaan pelanggan serta variasi produk yang lengkap. Toko tersebut menyediakan berbagai pilihan kadar emas, mulai dari kadar muda hingga kadar tinggi, dengan beragam ukuran gramasi.
“Kenapa ramai, mungkin karena kepercayaan pelanggan juga. Di sini pilihan lengkap, dari kadar muda sampai tua, dari gramasi kecil sampai besar tersedia. Jadi pembeli bisa menyesuaikan kebutuhan,” ungkapnya.
Selain itu, pelayanan cepat dan bantuan langsung dari karyawan dalam memilih produk juga menjadi salah satu keunggulan yang membuat pelanggan merasa nyaman bertransaksi.
Terkait faktor yang memengaruhi naik turun harga emas, Atika menjelaskan bahwa kondisi global menjadi salah satu penentu utama, termasuk dinamika politik dan ekonomi dunia serta pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat.
“Biasanya dipengaruhi kondisi global juga, termasuk kebijakan ekonomi dan nilai dolar. Kalau dolar naik, biasanya harga emas ikut terpengaruh,” jelasnya.
Ia merinci, harga emas yang dibanderol di tokonya saat ini sebagai berikut:
Emas 999 : Rp2.500.000 per gram
Emas 750 : Rp2.050.000 per gram
Emas 700 : Rp1.900.000 per gram
Emas 420 : Rp1.150.000 per gram
Emas 375 : Rp1.100.000 per gram
Meski dalam beberapa hari terakhir sempat terjadi penyesuaian harga, ia menilai kondisi tersebut masih dalam batas normal. Bahkan, secara jangka menengah, sejumlah pengamat memperkirakan harga emas masih berpotensi menguat hingga akhir tahun, meskipun tetap akan diwarnai fluktuasi.
“Kalau prediksi para pakar, sampai akhir tahun biasanya emas masih cenderung menguat. Tapi tetap ada naik turun dalam beberapa bulan ke depan,” pungkasnya. (RED).












