SAMPIT.Indoborneonews.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Toko Emas Mitra Baru di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk berburu perhiasan. Cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) mendorong lonjakan pembelian emas dalam beberapa hari terakhir.
Pemilik Toko Emas Mitra Baru, Atika, mengatakan tren pembelian tahun ini meningkat signifikan dibanding hari biasa. Bahkan, hampir seluruh transaksi didominasi pembeli.
“Sekarang pembelian sudah sekitar 85 persen, sedangkan yang menjual hanya sekitar 15 persen. Bahkan hari ini hampir semuanya pembeli,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Sejak H-4 hingga H-2 Lebaran, toko ini terus dipadati pengunjung yang datang untuk membeli berbagai jenis perhiasan. Mulai dari cincin, gelang, hingga kalung, seluruhnya tersedia dengan beragam pilihan kadar dan harga.
Menurutnya, keunggulan utama yang ditawarkan adalah pilihan produk yang lengkap dengan harga yang relatif stabil, sehingga memudahkan masyarakat menyesuaikan dengan budget.
“Pembeli sekarang lebih fokus ke budget. Yang penting bisa beli untuk dipakai saat Lebaran, model jadi nomor dua,” jelasnya.
Selain itu, emas dengan kadar 375 dan 999 menjadi yang paling banyak diminati. Kedua jenis ini dinilai paling sesuai untuk kebutuhan gaya sekaligus investasi ringan.
“Harga juga masih stabil, naik turun hanya sekitar Rp20 ribuan saja,” tambahnya.
Berikut daftar harga emas di Toko Emas Mitra Baru:
Emas 999 (24 karat): Rp2.550.000
Emas 750 (17 karat): Rp2.200.000
Emas 700 (16 karat): Rp2.050.000
Emas 420 (9 karat): Rp1.270.000
Emas 375 (8 karat): Rp1.180.000
Antam: Rp3.150.000
UBS: Rp2.950.000
Dengan harga yang kompetitif dan pilihan yang lengkap, Toko Emas Mitra Baru menjadi salah satu rujukan utama warga Sampit untuk berbelanja emas menjelang Lebaran.
Atika berharap tren positif ini terus berlanjut, terutama dengan kondisi harga yang tetap stabil sehingga masyarakat tidak ragu menjadikan emas sebagai pilihan investasi sekaligus pelengkap penampilan di hari raya.
“Semoga tetap ramai dan harga tetap stabil, supaya masyarakat semakin yakin menyimpan nilai dalam bentuk emas,” pungkasnya. (Red)












