Membanggakan! Eddy Mashamy: Prestasi SDN 2 Basirih Hilir Bukti Pendidikan Pesisir Terus Berkembang

SAMPIT.Indoborneonews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). SDN 2 Basirih Hilir berhasil menunjukkan kualitasnya pada ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten dengan memborong tiga prestasi sekaligus.

Sekolah yang berada di wilayah pesisir Kecamatan Mentaya Hilir Selatan itu sukses meraih Juara 1 Cabang Tari, Juara 1 Cabang Gambar Bercerita, serta Juara 3 Cabang Mendongeng pada ajang tahunan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Dua cabang yang berhasil meraih juara pertama dipastikan akan mewakili Kabupaten Kotawaringin Timur ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Anggota DPRD Kotim Daerah Pemilihan (Dapil) III sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotim, Eddy Mashamy.

Menurut Eddy, capaian yang diraih SDN 2 Basirih Hilir menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di wilayah pesisir terus berkembang dan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di perkotaan.

“Prestasi ini membuktikan bahwa pendidikan di wilayah pesisir terus berkembang. Anak-anak kita memiliki potensi besar dan mampu bersaing ketika diberikan ruang, pembinaan, serta dukungan yang baik,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, guru pendamping, kepala sekolah, serta dukungan orang tua yang terus mendorong anak-anak untuk mengembangkan bakat di bidang seni dan budaya.

“Meraih juara di tiga cabang sekaligus bukan perkara mudah. Ini hasil dari disiplin, latihan yang konsisten, dan semangat juang luar biasa dari para siswa serta para guru pembimbing,” katanya.

Eddy juga menyebut keberhasilan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Mentaya Hilir Selatan, karena mampu mengharumkan nama daerah di tingkat kabupaten.

Menurutnya, prestasi tersebut sekaligus mematahkan anggapan bahwa sekolah-sekolah di wilayah pesisir memiliki keterbatasan dalam melahirkan generasi berprestasi.

“Anak-anak pesisir juga mampu bersinar dan tampil percaya diri. Mereka punya kemampuan yang sama untuk berprestasi, bahkan bisa menjadi kebanggaan daerah jika terus dibina dengan baik,” tegasnya.

Menghadapi kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Eddy meminta seluruh pihak untuk memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada siswa yang akan bertanding mewakili Kotim.

Ia berharap persiapan dilakukan secara maksimal, baik dari sisi teknik, kreativitas, stamina, hingga mental bertanding agar para siswa mampu memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi.

“Tantangan di tingkat provinsi tentu lebih berat dan kompetitif. Karena itu saya berharap sekolah, dinas terkait, dan para pelatih terus mendampingi anak-anak agar semakin siap membawa nama baik Kotim,” ucapnya.

Selain itu, Eddy juga menekankan pentingnya pelestarian seni dan budaya lokal melalui pembinaan sejak usia dini di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kegiatan seperti FLS2N tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan seni budaya di sekolah berjalan sangat baik. Ini harus terus dipertahankan agar generasi muda kita tidak kehilangan identitas budaya di tengah perkembangan zaman,” katanya.

Sebagai wakil rakyat dari wilayah pesisir, Eddy menegaskan dirinya akan terus mendorong pemerataan fasilitas pendidikan dan dukungan anggaran pembinaan minat serta bakat siswa di daerah-daerah pelosok dan pesisir.

“Kita ingin seluruh anak di Kotim memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi. Jangan sampai keterbatasan fasilitas menjadi penghalang lahirnya generasi hebat dari desa dan wilayah pesisir,” tandasnya.

Di akhir penyampaiannya, Politisi PAN ini berpesan kepada para siswa agar tetap rendah hati dan tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih.

“Terus belajar, terus berlatih, dan jangan takut bermimpi besar. Tampilkan kemampuan terbaik dengan percaya diri dan penuh semangat saat membawa nama Kotim di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah nanti,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *