SAMPIT, Indoborneo News – Masjid Sayyidul Ihsan Sampit, Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, Rabu (27/5/2026).
Ketua Panitia Kurban Masjid Sayyidul Ihsan, Ansor, mengatakan. “Alhamdulillah, tahun ini Masjid Sayyidul Ihsan menerima dan menyembelih 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Seluruhnya berasal dari jamaah, warga sekitar, dan para dermawan,” ujar Ansor saat ditemui di lokasi penyembelihan.
Ansor menjelaskan, proses penyembelihan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB usai pelaksanaan Shalat Idul Adha. Panitia yang berjumlah sekitar 18 orang telah dibagi ke dalam beberapa tim, mulai dari tim penyembelihan, pengulitan, pencacahan, penimbangan, hingga distribusi.
“Semua proses kami pastikan sesuai syariat Islam. Penyembelih bersertifikat Juru Sembelih Halal yang dilakukan oleh Guru Muhammad Hasbi. Kami juga menerapkan standar kebersihan dan kesehatan hewan,“ tegasnya.
baca juga berita lainnya
Menurut Ansor, daging kurban akan didistribusikan kepada 206 kepala keluarga. Sasaran penerima meliputi warga di sekitar Masjid Sayyidul Ihsan, kaum dhuafa, fakir miskin, janda, anak yatim, serta beberapa panti asuhan di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
“Prinsip kami adalah tepat sasaran. Data penerima sudah diverifikasi RT setempat agar tidak tumpang tindih. Masing-masing penerima mendapat sekitar 4 Ons (400 gram) daging sapi. Kami juga menyiapkan paket khusus untuk warga yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.
Mini
Ansor menambahkan, panitia menggunakan sistem kupon untuk menjaga ketertiban distribusi. Pembagian dimulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai.
“Kami mohon warga yang sudah mendapat kupon datang sesuai jadwal agar tidak terjadi penumpukan,” katanya.
baca juga
Lebih lanjut, Ansor menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan. “Kurban adalah latihan keikhlasan, mengikis sifat tamak, kikir, dan rakus dalam diri. Seperti yang disampaikan khatib tadi pagi, orang yang berkurban berarti menyembelih sifat buruk dalam dirinya,” tutur Ansor.
“Ini bukti ukhuwah Islamiyah masih sangat kuat. Yang mampu berbagi, yang menerima bersyukur. Dari Masjid Sayyidul Ihsan, kita ingin menebar manfaat seluas-luasnya,” ucapnya.
Atas nama Masjid Sayyidul Ihsan, Ansor menyampaikan terima kasih kepada seluruh pekurban, donatur, dan panitia yang telah bekerja sama.
“Tanpa dukungan semua pihak, kegiatan ini tidak akan berjalan lancar. Semoga menjadi amal jariyah dan Allah balas dengan pahala berlipat ganda,” tutupnya.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Sayyidul Ihsan selesai sekitar pukul 15.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi aman, tertib, dan kondusif.
(Fauji)












