Petugas PMI Kotim dan kepolisian saat evakuasi jenazah
SAMPIT.INDOBORNEONEWS – Pengecekan kondisi kapal setelah bersenggolan dengan tongkang mendadak berubah menjadi situasi mencekam di tengah Sungai Mentaya, Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (7/10/2026) sore.
Seorang juru mudi yang saat itu memeriksa kondisi tugboat Santan Batam 2512 justru menemukan salah seorang anak buah kapal (ABK) sudah tak bernyawa.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Tugboat sedang lego jangkar di tengah perairan Sampit setelah sebelumnya tiba membawa muatan bauksit.
Saat melakukan pemeriksaan, juru mudi menemukan AB (27) dalam kondisi tidak bernyawa. Korban diketahui berasal dari Luwu, Sulawesi Selatan.
Temuan itu kemudian segera dilaporkan. Karena kapal berada di tengah sungai, proses evakuasi tidak bisa dilakukan seperti penanganan di darat. Petugas harus menempuh perjalanan menggunakan speedboat menuju lokasi.
Satpolairud Polres Kotim bersama PMI Kotim kemudian bergerak melakukan evakuasi. Jenazah dipindahkan dari atas tugboat secara hati-hati, sementara waktu terus beranjak menuju petang.
Proses tersebut bahkan berlangsung hingga hari mulai gelap. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju RSUD dr. Murjani Sampit untuk pemeriksaan.
Petugas PMI Kotim, S, membenarkan proses evakuasi telah dilakukan.
“Sudah kami evakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Murjani,” ujar S. Kamis (8/10/2026).
AB diketahui telah bekerja sebagai ABK sekitar lima bulan. Masa kontraknya disebut masih berlangsung hingga bulan depan.
Kabar tersebut kemudian sampai kepada keluarga korban dan menimbulkan duka. Terlebih, sebelum ditemukan, tidak diketahui adanya tanda-tanda yang mengarah pada kondisi yang dialami AB.
Namun, apa yang terjadi sebelum korban ditemukan masih menjadi misteri. Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian dan masih menggali keterangan dari pihak kapal maupun saksi.
Pemeriksaan terhadap jenazah dilakukan untuk membantu memastikan penyebab kematian. Sementara itu, penyelidikan terus berjalan untuk merangkai kejadian sejak sebelum juru mudi melakukan pengecekan hingga AB ditemukan tak bernyawa di atas tugboat.
Hingga kini, belum ada kesimpulan mengenai penyebab pasti kematian korban. Kasus tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman pihak kepolisian. (Sg)












