PALANGKA RAYA, Indoborneo News – Personel Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polresta Palangka Raya jajaran Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan pengamanan di Terminal Kedatangan Bandara Tjilik Riwut, Kamis (16/7/2026).
Hal ini pun nampak saat proses kedatangan tiga pelaku kasus kriminal adanya pembunuhan anggota dari Polres Katingan yang terjadi saat penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei dijaga ketat, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Tiga pelaku yang diamankan tersebut merupakan pembunuhan tiga anggota Polres Katingan yang saat ini berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian. Jumlah yang diamankan saat ini 9 orang yang menjadi tersangka.
Pengamanan dilakukan, dengan berkoordinasi bersama personel yang terlibat, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjamin kelancaran proses penjemputan dan pengawalan terhadap para pelaku setibanya di Bandara Tjilik Riwut.
Kasatpamobvit Polresta Palangka Raya AKP Suranto mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas Kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di kawasan objek vital.
“Kami memastikan setiap tahapan pengamanan berjalan sesuai prosedur, sehingga proses kedatangan hingga pengawalan terhadap para pelaku dapat berlangsung aman, tertib dan lancar,“ ungkapnya mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, Sabtu (18/7).
Selama kegiatan berlangsung, personel Satpamobvit melakukan pengamanan di area terminal kedatangan, memantau aktivitas masyarakat, serta mengatur situasi di sekitar lokasi agar tidak mengganggu proses pengawalan yang dilakukan aparat.
Melalui kesiapsiagaan personel dalam setiap kegiatan pengamanan di kawasan objek vital, Polresta Palangka Raya terus berkomitmen mendukung kelancaran tugas Kepolisian sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Palangka Raya.
(Fauji)












