Daerah  

Tak Beri Celah Gangguan Kamtib, Lapas Sampit Perkuat Pengamanan Fisik Hunian

SAMPIT.INDOBORNEONEWS– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus memperkuat sistem pengamanan sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan lapas. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pengecekan dan perawatan rutin terhadap kunci gembok serta teralis besi di seluruh kamar hunian warga binaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (16/7/2026) itu dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) bersama jajaran petugas pengamanan. Seluruh blok hunian menjadi sasaran pemeriksaan untuk memastikan kondisi sarana pengamanan tetap kokoh dan berfungsi secara optimal.

Banner Website

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara detail terhadap kondisi fisik teralis besi, mulai dari potensi korosi, kekuatan sambungan dan engsel pintu, hingga memastikan tidak ada bagian yang mengalami kerusakan. Selain itu, seluruh kunci gembok kamar hunian juga diperiksa melalui pelumasan dan uji fungsi agar sistem penguncian tetap bekerja maksimal.Pengecekan tersebut merupakan bagian dari langkah deteksi dini guna mencegah munculnya potensi gangguan keamanan. Dengan kondisi sarana pengamanan yang selalu terawat, Lapas Sampit berupaya menutup setiap celah yang dapat dimanfaatkan untuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun ketertiban di dalam lapas.

Selain menjaga keamanan fisik bangunan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kesiapsiagaan petugas dalam memastikan seluruh fasilitas pendukung pengamanan berada dalam kondisi siap digunakan setiap saat. Perawatan rutin dinilai penting karena menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menegaskan bahwa pemeliharaan sarana pengamanan merupakan agenda wajib yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lapas yang aman.
“Pengecekan ini adalah bentuk komitmen kita dalam menjaga stabilitas keamanan. Jangan sampai ada kelalaian sekecil apa pun pada aspek fisik bangunan dan penguncian. Kami terus memastikan seluruh sarana prasarana dalam kondisi prima demi mewujudkan Lapas Sampit yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan kamtib,” ujar Muhammad Yani.

Menurutnya, keamanan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga didukung oleh kondisi sarana dan prasarana yang selalu terpelihara. Karena itu, pemeriksaan dan perawatan berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengamanan.
Melalui langkah preventif tersebut, Lapas Kelas IIB Sampit berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga sehingga seluruh proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *