Misnawati terpilih sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim, Kalimantan Tengah.
SAMPIT.INDOBORNEONEWS – Misnawati terpilih sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Ia menjadi satu-satunya perempuan di antara tujuh kandidat yang mengikuti pemilihan di Kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin (19/10/2026).
Terpilihnya Misnawati menandai kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin kelembagaan adat di wilayah tersebut. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Penjabat (Pj) Damang setelah damang terdahulu meninggal dunia.
Dalam pemilihan tersebut, seluruh kandidat menyampaikan visi dan misi masing-masing. Mereka memaparkan gagasan serta komitmen untuk menjalankan tugas sebagai damang, termasuk menjaga keberlangsungan adat dan keharmonisan masyarakat.
Misnawati mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari bahwa jabatan tersebut bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah dengan tanggung jawab besar yang harus dijalankan sebaik mungkin.
“Alhamdulillah ini luar biasa, Saya tidak ingin merusak kepercayaan yang telah diberikan karena masih ada tanggung jawab besar yang harus saya jalankan. Saya akan membenahi kelembagaan adat di wilayah ini,” ungkap Misnawati.
Ia mengatakan, para kandidat yang bersaing dalam pemilihan tersebut memiliki kemampuan dan kelebihan masing-masing. Karena itu, dirinya mengaku tidak menyangka bisa terpilih untuk mengemban tanggung jawab sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Misnawati juga menyadari bahwa perbedaan pandangan maupun ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan bisa saja muncul. Meski demikian, ia menyatakan siap menghadapi berbagai kemungkinan dan menerima setiap keputusan yang harus dijalani.
“Insya Allah, tahapan-tahapan sudah saya lalui. Kalau ke depan ada pihak yang tidak setuju atau muncul persoalan, saya siap menghadapinya. Apa pun keputusan yang nantinya saya hadapi, saya akan menerima dan menjalaninya dengan ikhlas,” ujarnya.
Untuk menjalankan tugas ke depan, Misnawati berencana berkoordinasi dengan unsur pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Ia akan meminta masukan serta rekomendasi sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya, terutama terkait kebutuhan kelembagaan adat di wilayah tersebut.
Pemilihan Damang Kepala Adat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang diikuti tujuh kandidat, yakni Hamidan, S.Sos, Hardi, Hino Nugraha, A.Md, Iskandar Z., Misnawati, Muhammad Saleh Suaidi, dan Muhamad Sofian. Kegiatan tersebut dihadiri camat, kepala desa, lurah, perwakilan Forum Damang, Dewan Adat Dayak (DAD), Babinsa, jajaran kepolisian, mantir adat, serta undangan lainnya.
Sebelum pemilihan berlangsung, seluruh kandidat menandatangani kesepakatan damai sebagai komitmen untuk menjaga proses pemilihan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Ketua DAD, Gahara, mengapresiasi terselenggaranya pemilihan tersebut. Ia berharap damang yang terpilih mampu menjalankan amanah dengan baik, menjaga nilai-nilai adat, serta membantu menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkeadilan.
“Tugas damang adalah tugas yang sangat mulia. Karena itu, jabatan ini harus dipegang oleh orang yang benar-benar terbaik agar wilayah tetap kondusif dan berkeadilan,” ujarnya.
Damang memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kelembagaan adat, termasuk membantu menyelesaikan persoalan masyarakat berdasarkan ketentuan adat yang berlaku. Karena itu, koordinasi dengan masyarakat dan unsur pemerintahan menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas tersebut.
Berdasarkan catatan penghitungan suara yang diterima, terdapat data perolehan suara sejumlah kandidat sebagai berikut:
Hamidan, S.Sos : 1
Hardi : 5
LHino Nugraha, A.Md : 9
Iskandar Z : 0
Misnawati : 11
Muhammad Saleh Suaidi : 6
dan Muhamad Sofian : 3
(JK)












