SMAN 2 Sampit Perkuat Karakter Religius dan Kepedulian Sosial Siswa Selama Ramadan

SAMPIT.Indoborneonews.com – SMAN 2 Sampit terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa melalui kegiatan keagamaan dan sosial selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Sekolah yang berlokasi di Jalan Gunung Kerinci, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), ini melaksanakan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sebagai bagian dari pembinaan moral dan spiritual peserta didik.

Program tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng tentang pelaksanaan libur khusus puasa dan kegiatan pendidikan karakter selama Ramadan. SMAN 2 Sampit melaksanakan kegiatan PPK pada 23 hingga 25 Februari 2026 dengan melibatkan seluruh siswa dan tenaga pendidik.

Kepala SMAN 2 Sampit, Kodarahim, menyampaikan bahwa sekolah berkomitmen menjalankan arahan dinas pendidikan sekaligus memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana pembinaan karakter siswa secara menyeluruh.

“Kami berpedoman dengan surat edaran dari dinas. Mulai tanggal 23 sampai 25 Februari 2026, sekolah melaksanakan kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter yang berfokus pada pembinaan keagamaan, kepedulian sosial, dan pembentukan akhlak siswa,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an bagi siswa beragama Islam, sementara siswa non-Muslim melaksanakan kegiatan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekolah.

Selain itu, siswa juga melaksanakan salat dhuha secara berjamaah sebagai bentuk pembiasaan ibadah sunnah dan penguatan kedisiplinan spiritual. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang dapat terus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, SMAN 2 Sampit juga menanamkan nilai kepedulian sosial melalui kegiatan pengumpulan sembako. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian dan empati siswa terhadap sesama.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, sekolah juga menggelar buka puasa bersama yang diikuti oleh siswa, guru, dan staf sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat hubungan kekeluargaan, serta menumbuhkan rasa persaudaraan di lingkungan sekolah.

Kodarahim berharap kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi benar-benar mampu membentuk karakter siswa menjadi pribadi yang religius, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

“Harapannya, nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial yang telah ditanamkan melalui kegiatan ini dapat diamalkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” tambahnya.

Melalui program Penguatan Pendidikan Karakter ini, SMAN 2 Sampit berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, serta kepedulian sosial yang tinggi. Program ini sekaligus menjadi bagian dari peran sekolah dalam mendukung pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter di Kabupaten Kotawaringin Timur. (TIMRED).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *