Kunker ke Stadion 29 November, Danrem 102/Pjg Serahkan 2 Sapi dan 2 Kambing ke Yonif 923 Mentaya

Dalam kunjungan kerja (Kunker) Danrem 102/Panju Panjung yang didampingi Dandim 1015/Sampit ke Yonif 923/Mentaya.

SAMPIT, Indoborneo News – Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan mendampingi Komandan Korem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 923/Mentaya di Marshalling Area Gedung Expo Komplek Stadion 29 November, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (26/5/2026).

Kegiatan kunjungan dipimpin oleh Danrem 102/Pjg yang turut diikuti oleh Kasi Ren Korem 102/Pjg, Kasi Intel Kasrem 102/Pjg, Kasi Ops Kasrem 102/Pjg, Kasi Pers Kasrem 102/Pjg, Kasi Log Kasrem 102/Pjg, Dandim 1015/Sampit, Pasi Ops Korem 102/Pjg, dan Pa Bintal Korem 102/Pjg.

Komandan Korem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko, dalam kunjungannya menyampaikan adanya prajurit Yonif TP 923 Mentaya adalah orang pertama yang menuliskan sejarah Batalyon Infanteri 923/Mentaya.

“Prajurit hebat adalah prajurit yang tetap semangat dan gembira dalam setiap keadaan. Situasi sesulit apa pun jangan pernah memadamkan semangat kalian, karena semangat dan kegembiraan adalah kekuatan untuk menjalani hidup dan melaksanakan tugas dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menekankan prajurit Yonif 923/Mentaya harus memiliki jiwa korsa yang kuat dalam menghadapi tantangan. TNI merupakan garda terdepan untuk menjaga keamanan masyarakat dan negara.

“Di medan operasi, yang menyelamatkan kita bukan pangkat dan bukan alutsista yang canggih, tetapi rekan di samping kita. Karena itu jaga kekompakan, jaga rasa kekeluargaan, saling membantu, saling mengingatkan serta saling asah dan asuh. Kebersamaan dan kepedulian itulah yang akan membesarkan batalyon ini,” ucapnya.

Berita lainnya

https://indoborneonews.com/clear-and-clean-kodam-xxii-tb-dan-forkopimda-luruskan-isu-lahan-yonif-923-mentay/

Danrem juga berpesan agar prajurit menjaga kesehatan dengan menerapkan tiga pola hidup yang baik, yaitu pola makan yang teratur, olahraga yang rutin, dan istirahat yang cukup.

“Fisik yang kuat dan mental yang sehat adalah modal utama seorang prajurit dalam menghadapi setiap tugas. Hindari judi online dan narkoba. Dua hal itu hanya akan merusak masa depan, menghancurkan kehormatan diri dan mencoreng nama baik satuan,” ujarnya.

“Jangan pernah menyerah dalam kondisi apa pun. Prajurit sejati tidak lahir dari keadaan yang mudah, tetapi lahir dari keadaan sulit yang menguji dirinya untuk menyerah, namun dia memilih tetap berdiri, tetap kuat, dan terus berjuang sampai akhir,” tegas Danrem 102/Pjg.

Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menambahkan kehadiran Yonif TP 923/Mentaya nantinya juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di manapun berada.

Di akhir kegiatan, Komandan Korem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko memberikan kesan pesan dan penyerahan hewan qurban berupa 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing untuk Prajurit Yonif TP 923/Mentaya.
(Fauji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *